Pedagang Antre Kunjungi Kios Pasar Melawai Blok M
Rabu, 31 Agu 2005 10:23 WIB
Jakarta -
Rata tak tersisa. Itulah komentar pedagang pasar Melawai Blok M usai meninjau kios mereka yang terbakar pada Senin (29/8/2005).Sekitar 10 pedagang meminta izin kepada Kepala Pos Polisi Blok M Wartanto agar diperbolehkan masuk melihat kios-kios mereka. Pedagang pun akhirnya diizinkan asal tidak membawa barang bukti apa pun dari tempat kejadian perkara (TKP).Police line masih terpasang di lokasi kebakaran. Pedagang yang ingin masuk wajib menyerahkan kartu tanda penduduk (KTP). Sambil berbekal senter, pedagang mencari lokasi kios mereka."Udah rata semua. Kerugian saya ratusan juta," keluh Endah lirih di Pasar Melawai Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2005). Perempuan pedagang pakaian tersebut tampak terpukul. Hingga pukul 10.10 WIB, antrean pedagang yang ingin melihat bekas kios mereka makin panjang. Mereka berbaris di bagian depan dan belakang pasar Blok M. Puluhan polisi juga masih berjaga-jaga di TKP.Diperkirakan ada 1.000 kios Pasar Melawai yang jadi korban amukan si jago merah. Kobaran api yang mulai terjadi Senin 29 Agustus pukul 08.00 WIB, baru bisa dipadamkan esok harinya pukul 02.30 WIB. Penyebab kebakaran masih diperiksa Laboratorum Kriminal Mabes Polri. Sedangkan kerugian yang diderita pedagang masih belum ditaksir.Menurut rencana, pasar yang sudah mulai kumuh itu akan direnovasi pada 2006 untuk selanjutnya dijadikan komplek apartemen, hotel dan pusat perbelanjaan modern. Tapi, Gubernur Sutiyoso mengaku tidak tahu rencana itu dan menegaskan bahwa pasar yang dibangun pada 1978 (tahap I) itu tetap akan dibangun kembali sebagai pasar seperti semula.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































