DetikNews
Jumat 30 November 2018, 21:02 WIB

Polisi Berikan Tips Cegah Kejahatan SIM Swap Fraud

Audrey Santoso - detikNews
Polisi Berikan Tips Cegah Kejahatan SIM Swap Fraud Jumpa pers Bareskrim Polri (Audrey Santoso/detikcom)
Jakarta - Bareskrim Polri mengungkap tindak pidana SIM swap fraud atau peretasan kartu SIM ponsel yang merugikan salah satu nasabah bank hingga ratusan juta rupiah. Polisi mengatakan masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan agar tak menjadi korban kejahatan tersebut.

Ada beberapa langkah untuk mengantisipasi sindikat SIM swap fraud meretas nomor ponsel. Pertama, pemegang nomor ponsel diharapkan selalu memperbaharui username dan password aplikasi perbankan yang terkoneksi dengan ponsel.

"Update setiap 3-6 bulan," kata Kasubdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Dani Kustoni kepada wartawan di kantornya, Cideng, Jakarta Pusat, Jumat (30/11/2018).






Cara kedua, pemegang nomor ponsel diharapkan menggunakan username dan password yang berbeda-beda di setiap aplikasi. Langkah antisipasi ketiga adalah merahasiakan data perbankan, seperti password internet banking, PIN kartu ATM, bahkan PIN ponselnya.

"Keempat, jangan publikasikan nomor ponsel di media sosial atau gunakan nomor ponsel berbeda untuk aktivitas perbankan. Kelima, jangan pernah memberikan informasi seputar perbankan termasuk kartu kredit, apabila ada telepon atau SMS tak dikenal," jelas Dani.

Langkah yang tak kalah pentingnya, lanjut Dani, adalah memastikan keabsahan situs layanan internet banking yang dikoneksikan ke ponsel. "Pastikan bukan situs phising," kata Dani.

Dani juga mengimbau masyarakat tidak membuka tautan yang tak jelas yang diterima melalui pesan singkat atau e-mail. Terakhir, Dani menyarankan pengguna internet atau mobile banking selalu mengaktifkan fitur notifikasi via SMS atau e-mail tentang transaksi perbankan.
(aud/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed