Apa Pemicu 113 Napi Jebol dan Kabur dari Lapas di Aceh?

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 30 Nov 2018 08:59 WIB
Aceh - 113 Napi Lapas Banda Aceh di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Aceh kabur setelah membobol jendela. 22 Orang dibekuk di persawahan dan rumah warga. Lalu, apa pemicu kaburnya narapidana ini?

Insiden kaburnya 113 napi terjadi sekitar pukul 18.45 WIB, Kamis (29/11/2018). Ketika itu, para napi tiba-tiba membobol kawat pembatas di ruang penerima tamu. Napi yang mulai beringas juga memukul seorang sipir yang berjaga.

Setelah pagar jebol, napi ini memecahkan kaca jendela di ruangan paling depan. Mereka akhirnya berbondong-bondong keluar dan lari ke areal persawahan di depan lapas.

Tak lama berselang, polisi meluncur ke lapas setelah mendapat laporan dari Kalapas. Di sana, polisi berbagi tugas. Sebagian melakukan pengejaran dan sisanya berjaga di lapas.

Polisi kemudian menghitung jumlah napi yang tinggal di lapas. Nah saat itulah diketahui jumlah napi yang kabur yaitu 113 orang. Polisi belum mengetahui motif ataupun pemicu kaburnya para napi tersebut.

"Kita belum melakukan pemeriksaan (untuk pemicunya), tapi karena petugasnya juga mungkin yang jaga ini kan 12 orang dan mungkin tadi tidak bisa berbuat apa-apa. Satu orang kenal pukul tapi gak apa-apa," kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto kepada wartawan, Kamis (29/11) malam.

Trisno memastikan tidak terjadi kerusuhan sebelum 113 napi membobol lapas dan kabur. Menurut Trisno, polisi masih fokus mencari keberadaan napi untuk ditangkap kembali.

"(Untuk motifnya) kami belum melakukan pemeriksaan karena ini semuanya lagi bekerja sama-sama mencari. Yang dijebol juga sudah di las," jelas Trisno.

Informasi dihimpun detikcom, peristiwa larinya 113 napi ini bermula dari diadakannya kegiatan salat berjemaah di masjid lapas. Puluhan napi membawa barbel dan membobol kawat ring lapas.

Para napi lalu menggunakan barbel dan benda tumpul lainnya untuk mendobrak terali jendela yang menghadap ke luar lapas. Setelah itu mereka kabur.

Hanya berselang beberapa jam usai kabur, sejumlah napi ditangkap kembali. Mereka diciduk di persawahan, rumah warga, di plafon rumah warga hingga di lokasi sekitar lapas.

Hingga tadi malam, sebanyak 22 napi sudah berhasil ditangkap. Mereka selanjutnya dikembalikan ke lapas.

"Semua yang sudah tertangkap napi kasus narkoba. Proses pencarian ini tidak henti sampai ditemukan kembali semua napi yang kabur," kata kata Kapolsek Ingin Jaya Iptu Tri Andi Dharma saat ditemui wartawan di Mapolsek Ingin Jaya, Kamis (30/11/2018) malam. (agse/asp)