Iringan Pelayat Capai 2 Km
Menag Lepas Cak Nur ke Kalibata
Selasa, 30 Agu 2005 10:54 WIB
Jakarta - Tepat pukul 09.30 WIB, Selasa (30/8/2005), jenazah Nurcholish Madjid diberangkatkan dari Universitas Paramadina Mulya di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Jenazah dilepas langsung oleh Menag Maftuh Basyuni dan sejumlah tokoh politik di Tanah Air. Menag yang menjadi inspektur upacara terlihat tidak mampu menahan haru. Saat menyampaikan kata sambutan terakhir, butiran air mata menetes dari pelupuk matanya."Cak Nur adalah putra terbaik bangsa, cendekia, dan pemimpin umat. Beliau mampu menyampaikan kepada kita bagaimana berbangsa dan bernegara," ungkap Menag terbata-bata.Saat pelepasan jenazah terlihat pula sejumlah tokoh seperti eks Menteri KLH Emil Salim, mantan calon presiden Jenderal (Purn) Wiranto, mantan Ketua DPR RI Akbar Tandjung, Ketua BPK Anwar Nasution, ulama KH Ali Yafie, tokoh pendidikan Arief Rachman, dan mantan hakim agung Bismar Siregar.Rencananya pemakaman Cak Nur akan dilakukan secara militer karena cendekiawan muslim itu salah satu penerima bintang Mahaputera. Karena itu tidak aneh jika rombongan jenazah yang kini menuju pemakaman diiringi sejumlah mobil militer.Saat rombongan pelayat berangkat ke TMP Kalibata, jalan di ruas Gatot Soebroto yang menuju arah Grogol ditutup untuk sementara. Keberangkatan jenazah Cak Nur diiringi puluhan mobil pelayat yang panjangnya sekitar dua kilometer.
(umi/)











































