detikNews
Minggu 25 November 2018, 09:15 WIB

Siapa Saksi Kunci Kasus Mayat dalam Lemari? Ini Kata Polisi

Jabbar Ramdhani - detikNews
Siapa Saksi Kunci Kasus Mayat dalam Lemari? Ini Kata Polisi Ciktuti Iin Puspita, pemandu lagu korban pembunuhan di Mampang. (Dok. Facebook)
Jakarta - Polisi ingin memastikan keterangan yang disampaikan tersangka perempuan berinisial NR soal pengakuan ada pelanggan yang menjanjikan uang tip Rp 1,8 juta. Polisi tengah mencari saksi kunci untuk mengungkap keterangan NR dalam kasus penemuan mayat dalam lemari.

Pasalnya, NR mengatakan tip Rp 1,8 juta ini jadi pangkal dia bersama pacarnya, YAP, membunuh Ciktuti Iin Puspita. NR mengamuk karena Ciktuti Iin Puspita hanya memberinya Rp 500 ribu.


Lantas, siapa saksi kunci kasus ini menurut polisi?

"Kita masih memanggil dari beberapa teman korban dan petugas penjaga kos. Kita periksa lagi untuk memastikan kebenaran informasi itu dia keluar, berapa orang, kalau dikenali dengan siapa," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya Ghalib saat dihubungi, Sabtu (24/11/2018).


Sosok teman Iin ini jadi penting karena NR mengatakan ada satu orang lain yang pergi karaoke untuk menemani empat orang pria hingga ada polemik tip Rp 1,8 juta.

Sebelumnya, NR mengaku diajak Ciktuti Iin Puspita untuk karaoke di tempat yang bukan tempat kerja mereka pada Sabtu (17/11) malam. Selain memeriksa teman korban, polisi akan memanggil penjaga tempat kos Iin dan driver taksi online yang membawa mereka.


Dari keterangan ini, polisi berupaya mengecek guna memastikan benar-tidaknya keterangan tersangka. Polisi juga memeriksa beberapa tempat karaoke untuk mencari rekaman kamera CCTV pada Sabtu (17/11) malam itu.

"Nah, ini kita undang beberapa temannya untuk memastikan siapa yang ikut pada malam itu, selain tersangka NR dan korban. Makanya kita panggil beberapa temannya, dan kita panggil dari pihak driver," ujar Andi.


Sebelumnya diberitakan, Ciktuti Iin Puspita tewas di kamar kosnya, Jl Mampang Prapatan VIII, Jaksel. Pembunuhan dilakukan sehari setelah korban bersama NR dan satu orang lainnya menemani empat pria berkaraoke. Saat itu terjadi cekcok antara NR dan Iin karena persoalan duit tamu karaoke yang hanya diberi Rp 500 ribu. NR mengadu kepada kekasihnya, pria berinisial YAP.


Tonton video 'Kasus Pembunuhan Ciktuti, Polisi Periksa Aplikator Taksi Online':

[Gambas:Video 20detik]


(jbr/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed