Kontak Senjata Pasca MoU Wajar

Menkominfo:

Kontak Senjata Pasca MoU Wajar

- detikNews
Senin, 29 Agu 2005 18:10 WIB
Jakarta - Pemerintah menilai peristiwa kontak senjata di Aceh merupakan hal yang wajar dalam proses transisi menuju perdamaian. Pemerintah juga yakin kontak senjata tersebut diyakini tidak akan menggangu pelaksanaan implementrasi MoU.Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil kepada wartawan di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (29/8/2005). "Kontak tembak itu hal yang wajar terjadi dalam proses transisi. Kejadian tersebut tidak menggangu pelaksanaan implementasi MoU. Secara umum, kondisi di Aceh sangat kondusif,"ujar Sofyan.Lebih lanjut, Sofyan Djalil menyatakan berdasarkan laporan yang ia terima arah tembakan dihadapkan ke atas, tidak saling berhadapan kedua belah. "Kedua pihak harus bisa menaham diri, jangan sampai menimbulkan opini yang bisa merusak MoU ini," imbuh dia.Sementara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, peristiwa insiden tembak menembak merupakan suatu proses menuju perdamaian di Aceh. "Pemerintah bertangung jawab untuk menciptakan perdamaian yang permanen di Aceh. Saya dulu pernah terlibat dalam pasukan perdamaian di Bosnia. Dalam proses itu, sering terjadi kontak senjata," kata SBY. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads