"Itukan soal administratif tidak perlu untuk terlalu dipersoalkan. Yang terpentingkan sekarang itu sebagai proses pelantikan berjalan dengan lancar, yang hadir juga ternyata banyak juga dalam acara tersebut," kata Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily kepada detikcom, Jumat (23/11/2018).
Dia mengatakan Fadli harusnya datang saja kalau memang ingin hadir di acara tersebut. Ace menilai hal yang dipersoalkan Fadli bukan masalah substantif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli Zon mengkritik pihak Istana karena mengundang pelantikan KSAD Jenderal Andika Perkasa melalui aplikasi WA. Fadli mengatakan seharusnya Istana mengundang dari jauh hari.
"Saya tidak sempat hadir ada undangan, tapi saya nggak tahu bagaimana cara Istana ini mengelola sebuah ceremony jadi kesannya dadakan. Dadakan jadi undangannya pun tidak ada, jadi undangan pakai WhatsApp gitu, ada foto dan sebagainya. Jadi kita ragu juga ini sebenarnya bagaimana sih protokoler di Istana itu dan ini bukan kejadian pertama, sudah berkali-kali," kata Fadli di kompleks DPR, Jakarta Pusat, Kamis (22/11).
Pihak Istana juga telah menjawab kritikan Fadli tersebut. Penyebaran undangan via WA disebut biasa dilakukan oleh pihak protokoler karena keterbatasan waktu. (haf/haf)











































