DetikNews
Rabu 21 November 2018, 21:24 WIB

Menhub Gelar Rapat soal Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek Besok

Rina Atriana - detikNews
Menhub Gelar Rapat soal Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek Besok Ilustrasi macet di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Kemacetan parah di Jalan Tol Jakarta-Cikampek membuat proyek LRT (light rail transit) dan kereta cepat Jakarta-Bandung dihentikan sementara. Terkait pencarian jalan keluar macet parah tersebut, Menhub akan menggelar rapat pada Kamis (22/11) besok.

"Saya minta Cikunir itu jadi perhatian, besok saya rapat. Saya undang semua stakeholder. Titik krusialnya di Cikunir," ujar Menhub Budi Karya Sumadi setelah menghadiri peringatan Hari Nasional Oman di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).


Menhub Budi menyatakan proyek LRT dan kereta cepat disetop sementara bukan bermaksud mengorbankan proyek tertentu.

Menhub Budi Karya SumadiMenhub Budi Karya Sumadi (Rina Atriana/detikcom)

"Bukan bermaksud mengorbankan proyek lain, tidak. Tapi me-manage timetable kapan membangun dan di mana dibangun," kata Budi.


Ditanya soal apakah belum pernah ada studi sebelum proyek dikerjakan sehingga pengerjaan menumpuk di satu tempat dan membuat macet lalu lintas, Budi mengatakan, "Mestinya ada, tapi tidak maksimal."


Dalam kesempatan sebelumnya, Dirut Jasa Marga Desi Arryani mengatakan titik terparah kemacetan di Jalan Tol Cikampek ada di kawasan Cikunir Km 10. Desi mengatakan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated, LRT, dan kereta cepat menumpuk pada titik tersebut sehingga menimbulkan kemacetan.

"Titik terparah itu di Cikunir Km 10. Semua crossing elevated, LRT, dan kereta cepat. Semua crossing di Cikunir. Jadi mereka saling tunggu, nggak bisa kerja bareng. Jadi kita masih memperkirakan mana yang bisa digeser," ujar Desi, Selasa (20/11).
(rna/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed