DetikNews
Senin 19 November 2018, 18:19 WIB

Aktivitas Normal di Granadi Kantor Tommy Soeharto yang Disita

M Guruh Nuary - detikNews
Aktivitas Normal di Granadi Kantor Tommy Soeharto yang Disita Gedung Granadi, Jl HR Rasuna Said, Jaksel (M Guruh Nuary/detikcom)
Jakarta - Aktivitas perkantoran di gedung Granadi, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, normal. Granadi disita negara terkait kasus Yayasan Supersemar.

Pantauan di lokasi, para pekerja sudah pulang, keluar dari kantor. Tak ada tanda penyitaan di lantai 1 dan lantai 3 gedung Granadi.

"Nanti Mas ke sini lagi, saya nggak berhak comment," kata pria yang ditemui di lantai 3.



Gedung Granadi, Jl HR Rasuna Said, JakselGedung Granadi, Jl HR Rasuna Said, Jaksel (M Guruh Nuary/detikcom)


Di lobi kiri lantai 1, terdapat direktori perusahaan yang berkantor di gedung Granadi. Tertulis perusahaan-perusahaan yang bernaung di Humpuss Group, salah satunya PT Humpuss Intermoda Transportasi yang diketahui milik putra Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.






Sebelumnya, pejabat Humas Pengadilan Negeri Jaksel, Achmad Guntur, mengatakan, selain gedung Granadi, disita tanah di Megamendung, Bogor, seluas 8.120 meter persegi dan sejumlah rekening beserta uang.

Penyitaan ini terkait putusan hukuman Yayasan Supersemar, yang diwajibkan membayar Rp 4,4 triliun ke negara. Hingga saat ini tercatat Yayasan Supersemar sudah membayar Rp 241,8 miliar ke negara atas putusan penyelewengan dana triliunan rupiah.


Saksikan juga video 'Tommy Soeharto: Banyak Rakyat Kecewa dengan Pemerintahan Saat Ini':

[Gambas:Video 20detik]


Aktivitas Normal di Granadi Kantor Tommy Soeharto yang Disita

(fdn/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed