DetikNews
Senin 19 November 2018, 07:40 WIB

Ini Penjelasan Lion Air Soal AC Pesawat yang Mati Sebelum Terbang

Ray Jordan - detikNews
Ini Penjelasan Lion Air Soal AC Pesawat yang Mati Sebelum Terbang Foto: Dok. Erdi, Penumpang Lion Air
Jakarta - Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 309 rute Kualanamu, Deli Serdang-Soekarno Hatta, Cengkareng, sempat mengalami kendala pada bagian kelistrikan sebelum terbang. Ini penjelasan pihak Lion Air.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan operasional untuk pesawat JT 309 itu sudah dijalankan sesuai dengan standar prosedur.

"Lion Air JT 309 dipersiapkan dengan baik untuk diberangkatkan menggunakan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LHH dengan total tujuh kru beserta 209 penumpang dewasa, 3 anak-anak, dan 5 balita. Petugas layanan darat (ground handling) mempersiapkan semua peralatan pendukung (ground service equipment), keseluruhan peralatan dalam kondisi layak beroperasi dan normal," kata Danang dalam keterangan tertulis, Senin (19/11/2018).


Dia mengatakan pesawat itu juga telah menjalani proses pemeriksaan sebelum terbang (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight). Namun, kata Danang, ketika proses penumpang masuk ke pesawat selesai dan posisi pesawat masih di landas parkir (apron), sekitar pukul 20.07 WIB, tiba-tiba ground power unit (GPU), perangkat yang menyediakan sumber energi pesawat ketika berada di darat, mengalami penurunan daya (down).

"Sehingga menyebabkan sistem listrik pada kabin pesawat terganggu. Oleh karena itu, guna memastikan keselamatan dan keamanan serta kenyamanan penerbangan, teknisi, pilot, dan ground handling segera melakukan pengecekan," katanya.

"Atas koordinasi dan kerja sama yang tepat antara pilot, ground handling, dan teknisi, kendala pada GPU tersebut segera teratasi, dengan cepat mengganti menggunakan GPU lainnya dan kondisi pesawat dalam keadaan normal kembali," imbuhnya.


Dia juga mengatakan, terdapat 24 penumpang yang kembali menuju ruang tunggu terminal. Sementara penumpang lain masih berada di dalam kabin.

"Lion Air sudah memfasilitasi sesuai dengan permintaan 24 penumpang, antara lain melakukan pengembalian dana (refund), pindah penerbangan lain (transfer), dan perubahan jadwal berangkat (reschedule) menurut aturan yang berlaku," kata Danang.

Dia juga mengatakan pihaknya telah menginformasikan penundaan keberangkatan JT 309 kepada semua penumpang dan memberikan kompensasi keterlambatan (delay management) berdasarkan ketentuan. "Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul," katanya.


Dikatakan Danang, penerbangan JT 309 akhirnya terbang pada pukul 21.27 WIB dengan pesawat yang sama. Penerbangan ini memberangkatkan 7 kru, 185 penumpang dewasa, 3 anak-anak, dan 5 balita.

"Pesawat sudah tiba di Soekarno-Hatta pada pukul 23.23 WIB. Lion Air akan meminimalisasi dampak yang timbul agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu," katanya.

Sebelumnya, seorang penumpang Lion Air bernama Erdi menceritakan bahwa pesawat yang hendak ditumpanginya mengalami masalah. Pesawat Lion Air JT 309 penerbangan Medan-Jakarta yang akan ditumpanginya disebutkan mengalami kendala kelistrikan pada Minggu (18/11) malam sebelum terbang.


Simak Juga 'Tim Psikologi Dampingi Penyerahan Jenazah Korban Lion Air ke Keluarga':

[Gambas:Video 20detik]


Ini Penjelasan Lion Air Soal AC Pesawat yang Mati Sebelum Terbang

(jor/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed