DetikNews
Minggu 18 November 2018, 11:57 WIB

Mamasa Masih Diguncang Gempa, Pengungsi Mulai Kekurangan Logistik

Abdy Febriady - detikNews
Mamasa Masih Diguncang Gempa, Pengungsi Mulai Kekurangan Logistik Foto: Warga masih terus bertahan di posko pengungsian akibat rentetan gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Aby-detikcom).
Mamasa - Warga masih terus bertahan di posko pengungsian akibat rentetan gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Pengungsi sudah mulai kekurangan logistik.

"Kendala yang kami hadapi sekarang ini, karena logistik semakin kurang," ujar Camat Sumarorong, Armianto di Mamasa, Minggu (18/11/2018).

Menurut Armianto, meski bantuan terus datang dari Pemkab Mamasa dan Pemprov Sulbar, namun bantuan belum cukup untuk pengungsi. Hal ini karena pengungsi masih terus bertambah.

"Walau ada bantuan dari pemerintah kabupaten dan provinsi, tetapi sepertinya tidak akan cukup, mengingat masih banyaknya jumlah warga yang mengungsi di sini " kata Armianto.


Hari ini, 2 gempa dengan intensitas kecil kembali mengguncang Mamasa. Gempa pertama terjadi pada pukul 04.00 WIB dengan magnitudo 2.1, dan gempa kedua terjadi pada pukul 10.05 WIB dengan magnitudo 3.3.

Gempa yang terus terjadi membuat warga yang menggungsi enggan kembali ke rumah dan pengungsi semakin bertambah. Menurut salah satu relawan, ada sekitar 3310 pengungsi di Kecamatan Sumarorong, Mamasa, Sulbar.

"Untuk hasil pendataan yang kami lakukan, pengungsi terakhir berjumlah 3310 jiwa. Angka ini alami penurunan dari data sebelumnya yang mencapai 3665 jiwa," kata salah seorang relawan Yoseph.


"Walau demikian, berdasarkan informasi yang kami dapatkan bahwa masih akan ada warga meninggalkan Mamasa untuk bergabung dengan pengungsi lainnya di Sumarorong, karena gempa yang masih terjadi," lanjutnya.
(nvl/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed