DetikNews
Jumat 16 November 2018, 15:44 WIB

SBY Kritik Sekjen Gerindra, PKS: Beliau Mengingatkan, Tak Marah

Tsarina Maharani - detikNews
SBY Kritik Sekjen Gerindra, PKS: Beliau Mengingatkan, Tak Marah Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bereaksi setelah disinggung Sekjen Gerindra Ahmad Muzani terkait janji membantu kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menilai kritikan SBY itu wajar.

"Mungkin beliau mengingatkan ya, berhak beliau mengingatkan karena beliau adalah sosok yang sangat senior. Ketua partai juga. Wajar kalau mengingatkan," kata Hidayat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/11/2018).


Ia menilai ungkapan SBY kepada Muzani itu tak bernada marah. Menurut Hidayat, SBY hanya sekadar memberikan saran.

"Nggak usah dipahami bahwa itu adalah marah. Tapi itu adalah sebuah pengingat yang menurut saya juga penting untuk di-propose," ujar HNW, sapaan akrabnya.

Meski demikian, HNW mengatakan Prabowo perlu menggelar pertemuan dengan SBY dan partai koalisi lainnya. Wakil Ketua Dewan Penasihat Prabowo-Sandiaga Uno itu menyebut perlu ada penyegaran dalam koalisi.


"Sangat wajar bila kemudian Pak Prabowo yang melakukan inisiatif melakukan pertemuan itu apakah dengan bilateral dulu beliau dengan Pak SBY kemudian dengan yang lain-lain," sebut HNW.

Sebelumnya, Muzani berbicara tentang hubungan partainya dengan PD, khususnya kepada SBY. Gerindra mengungkit janji SBY mengampanyekan Prabowo -Sandi pada Pilpres 2019.

"Sejauh ini hubungannya baik Pak Prabowo dan Pak SBY. Pak SBY juga berjanji akan melakukan kampanye untuk Prabowo dan Sandi, walaupun sampai sekarang belum terjadi," ujar Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/11).


SBY kemudian merespons lewat Twitter. SBY menyayangkan pernyataan Muzani yang terkesan 'bernada sumbang'. Menurutnya, tak seharusnya koalisinya itu menuding dan menyalahkan pihak lain.

"Daripada menuding dan menyalahkan pihak lain, lebih baik mawas diri. Mengeluarkan pernyataan politik yang 'sembrono' justru merugikan *SBY*," tulis SBY melalui akun Twitter-nya, Kamis (15/11).
(tsa/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed