DetikNews
Rabu 14 November 2018, 21:45 WIB

Ranking Ulama Versi LSI Denny JA

Zunita Putri - detikNews
Ranking Ulama Versi LSI Denny JA Pemaparan hasil survei LSI Denny JA soal 'Ulama dan Efek Elektoralnya' (Zunita Amalia Putri/detikcom)
Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei soal ulama yang punya pengaruh elektoral. Ranking ulama yang dibuat juga didasarkan pada besarnya pengaruh ulama tersebut sehingga imbauannya diikuti masyarakat.

Secara berurutan, lima ulama yang paling punya pengaruh elektoral adalah Ustaz Abdul Somad, Ustaz Arifin Ilham, Ustaz Yusuf Mansur, Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), dan Habib Rizieq Syihab.

Hasil survei menunjukkan masyarakat masih lebih mendengarkan ulama dibandingkan tokoh dari profesi lain.


"Data utama bahwa tokoh agama atau ulama yang paling berpengaruh di antara profesi lain dengan pertanyaan 'mana yang paling didengar imbauan oleh Bapak/Ibu?', hasilnya mayoritas memilih tokoh agama untuk didengar imbauannya sebesar 51,7 persen," kata peneliti LSI Denny JA, Ikrama Masloman, dalam paparan di kantor LSI, Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018).

Survei dilakukan pada 10-19 Oktober 2018. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error sebesar kurang-lebih 2,8 persen.

Tokoh agama dipilih karena identitas keilmuannya yang dijadikan panutan bagi publik, sehingga menjadi referensi publik dalam memilih sesuatu. LSI membuat kriteria dari tingkat popularitas hingga pengaruh ulama tersebut.


"Kami akan memunculkan lima tokoh di survei kami yang berdasarkan kriteria kami, yaitu dikenal di atas 40 persen, disukai di atas 50 persen, dan terakhir didengar imbauannya di atas 15 persen," tutur Ikrima.

Berikut ranking ulama versi survei LSI Denny JA:

1. Ustaz Abdul Somad (UAS)
Mengikuti imbauannya: 30,2 persen
Pernah mendengar: 59,3 persen
Suka: 82, 5 persen

2. Ustaz Arifin Ilham
Mengikuti imbauannya: 25,9 persen
Pernah mendengar: 41,2 persen
Suka: 84,4 persen

3. Ustaz Yusuf Mansur
Mengikuti imbauannya: 24,9 persen
Pernah mendengar; 57,2 persen
Suka: 84,9 persen

4. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)
Mengikuti imbauannya: 23,5 persen
Pernah mendengar: 69,3 persen
Suka: 79,7 persen

5. Habib Rizieq Syihab
Mengikuti imbauannya; 17,0 persen
Pernah mendengar: 53,4 persen
Suka: 52,9 persen


Survei ini menunjukkan pengaruh Habib Rizieq Syihab yang merosot. Hal ini disebabkan beberapa hal, salah satunya karena persoalan hukum yang dihadapi imam besar FPI ini.

"Jadi kemerosotan ini karena beberapa hal, yaitu sudah tidak lagi di Indonesia dan mungkin dicitrakan bermasalah secara hukum, kemudian memiliki resistensi kepada beberapa kelompok tertentu," kata Ikrama.

Jika dibanding dengan 2016, persentase pengaruh terhadap kesukaan dan imbauan Habib Rizieq semakin merosot.


Di luar lima ulama itu, ada nama Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. Amien punya tingkat popularitas yang tinggi tidak bisa mempengaruhi suara pemilih di Pilpres 2019 karena yang menyatakan akan mendengarkan imbauan Amien hanya sekitar 9,4 persen.

"Amien Rais adalah salah satu tokoh agama yang paling sering muncul ke publik dengan berbagai aksi dan komentarnya. Secara popularitas, Amien Rais adalah tokoh agama yang paling dikenal. Mereka yang mengaku mengenal Amien sebesar 83,1 persen. Namun, dari angka tersebut, hanya 57,2 persen yang menyatakan suka pada sosok Amien," kata Ikrama.

LSI menjelaskan pemilih kelima ulama ini akan berpengaruh terhadap pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.


Lalu bagaimana pengaruh elektoral ulama ini pada Pilpres 2019?

"Sekarang kita tahu ulama yang pengaruh terpaparkan ada 5, kami ingin polarisasi mereka. Hasilnya, Jokowi-Ma'ruf unggul di pemilih yang mendengarkan imbauan Ustaz Arifin Ilham, Yusuf Mansur, dan Aa Gym. Kalau Prabowo-Sandi unggul di pemilih yang dengar imbauan UAS dan HRS," ujar Ikrama.
(jbr/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed