DetikNews
Rabu 14 November 2018, 15:17 WIB

Tim Pencari Fakta PBB Temukan Unsur Genosida pada Etnis Rohingya

Robi Setiawan - detikNews
Tim Pencari Fakta PBB Temukan Unsur Genosida pada Etnis Rohingya Foto: Robi Setiawan/detikcom
Jakarta - Tim Pencari Fakta PBB kembali memunculkan kesimpulannya terkait krisis yang dialami etnis Rohingya di Myanmar. Tim menyimpulkan Myanmar dianggap telah melakukan tiga pelanggaran HAM berat, salah satunya genosida.

"Secara ringkas ada tiga jenis pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh pihak Myanmar. Yang pertama adalah pidana perang, yang kedua pidana kemanusiaan, yang ketiga yaitu pidana genosida," kata Ketua Tim Pencari Fakta PBB Marzuki Darusman, dalam acara Dialog Panel Ungkap Fakta Pelanggaran HAM Berat Pemerintah Myanmar atas Etnis Rohingya, Jakarta, Rabu (14/11/2018).


Menurut Marzuki ketiga fakta itu telah ditemukan benar terjadi di Myanmar. Untuk ia menilai harus ada tanggung jawab dan tuntutan terhadap pihak-pihak yang terlibat.

"Secara ringkas Tim Pencari Fakta menyebut enam orang jenderal dari tentara Tatmadaw yang sepenuhnya bertanggung jawab, termasuk panglima tertinggi dari Tentara Nasional Myanmar, yaitu Jenderal Senior Min Aung Hlaing," katanya.

Selanjutnya Dewan PBB akan melaporkan bukti otentik itu pada sidang peradilan yang akan diselenggarakan pada 10 Desember 2018 mendatang. Targetnya adalah pengadaan resolusi PBB yang menetapkan telah terjadi pelanggaran HAM berat oleh pemerintah Myanmar terhadap Muslim Rohingya.

Turut hadir dalam acara diskusi tersebut, Presiden Komite Nasional Solidaritas Rohingya (KNSR) Syuhelmaidi Syukur. Ia mengatakan, KNSR mengajak negara-negara di dunia untuk peduli terhadap etnis Rohingya.


"Kami, KNSR mendukung Dewan HAM PBB untuk mengeluarkan resolusi terkait pelanggaran HAM berat bagi pemerintah Myanmar," ujar Syuhelmaidi.

Diskusi panel ini juga turut dihadiri oleh Wakil Indonesia untuk Institusi Penaung HAM di ASEAN (AICHR) Dinna Wisnu, perwakilan Permanent People's Tribunals Nur Syahbani, perwakilan ACT, dan tamu undangan lainnya.
(ega/idr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed