Tipu-tipu Jualan Online! Tokopedia Tutup Penjual 'Gambar Hard Disk'

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Rabu, 14 Nov 2018 14:03 WIB
Foto: Tangkapan layar Tokopedia
Jakarta - Seseorang merasa dirugikan oleh oknum penjual di situs Tokopedia yang bermaksud membeli hard disk eksternal. Pihak Tokopedia langsung menutup toko oknum penjual tersebut.

Cerita bermula saat seseorang bertransaksi di toko 'Pc seller'. Dia membeli produk seharga Rp 450.000, tetapi merasa tertipu karena hanya menerima kertas bergambar hard disk eksternal berkapasitas 1 TB.

"Toko ini bukan menjual hardisk hanya gambar hardisk di selembar kertas. Mohon berhati-hati modus penipuan. Hal ini sudah terjadi dengan saya sebagai pembeli di toko ini, dan saya minta uang saya dikembalikan seharga mereka menjual hardisk 450.000. Pihak penjual memaksa saya untuk meninggalkan uang 50.000 baru penjual mau membalikan uang ke saya," tulis pembeli yang memakai nama Mega itu pada kolom komentar di toko Pc seller pada 9 November 2018.



Pembeli itu juga menyertakan foto-foto yang mendukung protesnya. Pemilik toko yang memakai nama Lioe Kon Tjen lantas membalas komentar tersebut. Menurut dia justru pembeli yang kurang teliti sebelum membeli.

"Toko ini sangatlah jujur hanya pembelinya yang terlalu cerdas sehingga mengetahui apa yang saya jual tanpa membaca deskripsinya terlebih dahulu," tulis si penjual.

Tipu-tipu Jualan Online! Tokopedia Tutup Penjual 'Gambar Hard Disk'Foto: Tangkapan layar Tokopedia


Pada tangkapan layar mengenai deskripsi produk, memang toko itu menulis 'hanya gambar saja'. Sementara pada produk yang dijual dia menulis 'Hardisk external WD 1 Tb'.

detikcom sudah berupaya menghubungi pihak penjual melalui fitur obrolan di aplikasi Tokopedia, namun belum ada respons.

Tipu-tipu Jualan Online! Tokopedia Tutup Penjual 'Gambar Hard Disk'Foto: Tangkapan layar Tokopedia


Tokopedia kemudian langsung mengambil tindakan. Toko tersebut langsung ditutup.



"Saat ini, produk yang dimaksud sudah dihapus. Toko yang menjual produk tersebut juga sudah ditindak sesuai prosedur (dalam hal ini di-banned/ditutup)," kata Head of Risk Management Tokopedia Fandy Soejanto saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (14/11/2018).

Fandy menjelaskan, sistem di situsnya bersifat user generated content sehingga pengguna bisa mengunggah produk secara mandiri. Meski begitu, Fandy menegaskan pihaknya selalu memantau produk dan menindaklanjuti jika ada pelanggaran secara berkala.

"Kami juga menghimbau kepada seluruh pembeli untuk memanfaatkan fitur komplain jika barang yang diterima tidak sesuai dengan pesanan," ujar Fandy.

Tipu-tipu Jualan Online! Tokopedia Tutup Penjual 'Gambar Hard Disk'Foto: Tangkapan layar Tokopedia
(bag/tor)