detikNews
Selasa 13 November 2018, 18:21 WIB

POSSI Beri Penghargaan ke Penyelam yang Bantu Cari Lion Air PK-LQP

Eva Safitri - detikNews
POSSI Beri Penghargaan ke Penyelam yang Bantu Cari Lion Air PK-LQP Foto: 25 penyelam diberi penghargaan (Eva-detik)
Jakarta - Ketua umum Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Buyung Lalana memberikan penghargaan kepada 25 anggotanya yang turut dalam evakuasi Lion Air PK-LQP di Perairan Karawang, Jawa Barat. Hal itu merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi yang diberikan secara sukarela dalam tugas kemanusiaan.

"Ini salah satu bentuk spontanitas dari saya, karena biar gimana pun mereka itu saya sangat menghargai mereka mau mengorbankan waktu, mau mengorbankan materialnya ya, ada yang mengorbankan waktu sama keluarga, ada juga abis dari daerah bencana. Jadi mereka sangat peduli sama kegiatan kemanusiaan," ujarnya, di Sekretariat POSSI, gedung Bina Samudra, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (13/11/2018).



Buyung mengatakan saat diketahui pesawat Lion Air PK-LQP jatuh, banyak anggotanya yang langsung inisiatif menawarkan diri ke pengurus besar POSSI. Para pengurus pun menyeleksinya sampai berjumlah 28 orang dan dilaporkan ke Basarnas.

"Mereka langsung datang ke Jakarta, inisiatif masing masing, begitu kita tahu banyak sekali yang berminat ya kita mengkoordinir, jadi kita kumpulkan mereka kemudian kita laporan ke Basarnas, bahwa kita punya penyelam, dan kita partisipasi, dan itu disambut baik oleh Ka Basarnas," ucapnya.

Buyung mengatakan dirinya baru kali ini memberikan penghargaan kepada para anggotanya. Meski sudah sering mengikuti pencarian dibawah koordinasi Basarnas, menurut Buyung relawan pada peristiwa Lion Air ini merupakan yang terbanyak.

"Ini udah sering kita ikuti pencarian dengan berkoordinasi Basarnas, waktu Air Asia di Pangkalan Bun, juga ada kapal feri yang tenggelam di Maluku. Operasi SAR yang kemarin itu lebih sedikit dan ini paling banyak," tuturnya.



Dengan penghargaan ini ia berharap agar para generasi muda yang memiliki hobi menyelam bisa menambah kemampuan untuk proses penyelamatan. Sehingga dapat turut dalam kegiatan kemanusiaan.

"Saya berharap bagi anak muda yang suka menyelam untuk ikut dalam rescue dengan tim SAR. Ya mungkin mereka bisa menambah keterampilan bagaimana menyelam untuk menyelamatkan seseorang," ungkapnya.

Sebelumnya pesawat Lion Air PK-LQP diketahui jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10), setelah 13 menit lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Selama 13 hari pencarian, tim evakuasi gabungan telah mengumpulkan sebanyak 196 kantong jenazah berisi potongan tubuh dan berbagai serpihan pesawat.


Simak Juga '2 Jenazah Lion PK-LQP Kembali Teridentifikasi, Ini Identitasnya':

[Gambas:Video 20detik]



(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed