Buron 8 Tahun, Koruptor Beras Miskin Ditangkap di Serang

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 13 Nov 2018 17:31 WIB
Apendi ditangkap kejaksaan (Bahtiar/detikcom)
Serang - Terpidana kasus korupsi korupsi bantuan beras untuk warga miskin (raskin) untuk daerah Pamaraya, Kabupaten Serang, ditangkap setelah menjadi DPO selama 8 tahun. Terpidana atas nama Apendi (51) itu melarikan diri ke daerah Palembang dan bekerja sebagai tukang las listrik.

Kepala Kejaksaan Negeri Serang Azhari mengatakan Apendi merupakan terpidana korupsi raskin untuk daerah Desa Kampung Baru, Pamarayan. Ia menjadi DPO sejak ditetapkan sebagai tersangka karena korupsi 54 ton raskin pada 2010.

Ia juga sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Serang di tahun yang sama secara in absentia (dengan ketidakhadiran). Ia divonis hakim 4 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider kurungan 4 bulan dan diminta membayar uang pengganti Rp 176 juta subsider 1 tahun penjara.



"Dia mantan kepala desa, DPO sudah 8 tahun sejak dijadikan tersangka, dan sudah divonis hakim," kata Azhari saat dimintai konfirmasi wartawan di Serang, Banten, Selasa (13/11/2018).

Menurutnya, selama dalam pelarian, pelaku pergi ke Palembang, Sumatera Barat, dan menjadi buruh las listrik di sana. Ia ditangkap tim Pidana Khusus (Pidsus) pada Kamis (6/11) begitu pulang ke daerah Serang.



Kepulangan terpidana ke Serang, berdasarkan hasil keterangan, karena ingin mencalonkan diri lagi sebagai kepala desa. Makanya, begitu tahu bahwa terpidana tiba, ia langsung ditangkap untuk menjalani masa hukuman.

"Ia tinggal menjalani masa hukuman sesuai vonis hakim. Sekarang sudah dimasukkan ke Rutan Serang," ujarnya. (bri/rvk)