Sandi: Menghargai Makam Hal Esensi, tapi Mari Kembali Bicara Ekonomi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 12 Nov 2018 23:54 WIB
Cawapres Sandiaga Uno di Pekanbaru (Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)
Pekanbaru - Cawapres Sandiaga Uno mengaku salah dan meminta maaf karena melangkahi makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri. Namun Sandi tak ingin hal itu terus dibahas.

Sandi mengaku rutin melakukan ziarah. Sandiaga meminta maaf atas peristiwa itu karena menghargai kuburan juga hal yang esensial.


"Memang menghargai kubur itu sangat-sangat esensi, oleh karena itu kita berziarah. Tapi karena kesalahan itu, saya mohon maaf, dan tentunya manusia penuh khilaf, penuh salah," kata Sandi di Warkop 45, Jl Arifin Achmad, Pekanbaru, Riau, Senin (12/11/2018).

Namun Sandi mengajak kembali membahas hal lain, salah satunya persoalan ekonomi negara.


"Dan mari kita kembali lagi bicara hal yang esensi, yaitu masalah ekonomi. Jangan kita masuk ke dalam isu-isu, yang menurut saya dan Pak Zul (Ketum PAN Zulkifli Hasan) dan teman-teman, itu isu yang tak begitu penting untuk pembangunan bangsa kita," ujar Sandi.

Sebelumnya diberitakan, Sandi meminta maaf karena melangkahi makam saat berziarah di Hari Santri Nasional pada Senin (22/10) di Jombang, Jawa Timur. Sandi tak ingin menyalahkan pihak mana pun atas peristiwa itu.


"Pertama-tama, tentunya permohonan maaf. Manusia itu pasti ada khilaf. Saya hampir tiap hari berkunjung di kubur, ziarah," kata Sandi.

"Oleh karena itu kesalahan saya, saya mohon maaf. Dan tentunya manusia penuh khilaf, penuh salah. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf," imbuh Sandiaga. (jbr/fdn)