DetikNews
Senin 12 November 2018, 19:00 WIB

Soal Duit Setoran Pencalonan Yosa, Wabendum PKB: Ongkos Pemenangan

Zunita Amalia Putri - detikNews
Soal Duit Setoran Pencalonan Yosa, Wabendum PKB: Ongkos Pemenangan Sidang lanjutan Amin Santono (Zunita Amalia Putri/detikcom)
Jakarta -

Wakil Bendum PKB Rasta Wiguna menegaskan biaya yang diberikan calon kepala daerah digunakan untuk kegiatan operasional pemenangan. Besarannya tak tentu.

Jawaban ini disampaikan Rasta saat ditanya oleh pengacara Amin Santono, terdakwa suap terkait mafia anggaran.

"Apakah untuk dapatkan rekomendasi, PKB biasa (tetapkan) tarif uang?" tanya pengacara Amin kepada Rasta dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018).

"Tidak. Itu bukan rekomendasi mahar, tapi untuk pemenangan," jawabnya.





"Kalau bukan biaya rekomendasi, itu namanya apa?" lanjut pengacara.

"Itu konsolidasi pemenangan, cost politik," jawabnya

PKB, ditegaskan Rasta, tidak mematok besaran uang yang harus diberikan untuk pencalonan kepala daerah.

"Tarif nggak ada. Kalau politik, itu bisa besar, bisa kecil," kata Rasta.

Rasta mengaku pernah mengeluarkan uang Rp 1,5 miliar ketika mencalonkan sebagai bupati di Indramayu pada 2015.

"Nggak ada standar. Saya sendiri habis Rp 1,5 miliar waktu mencalonkan Bupati Indramayu," pungkasnya.




(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed