"Tadi pagi sudah dari Sudin SDA sudah hadir, semuanya lah, dari kecamatan, dari Bina Marga, dari semunya lah. Kondisi sekarang sedang pengerjaan pemasangan dolken, dolken itu semacam kayu, nantinya kan pembuatan beronjong, batu kali yang tersusun." kata Lurah Kecamatan Setu, Cipayung, Wahyu Dwi Kesdianto di lokasi kejadian, Senin (12/11/2018).
"Kejadiannya kemarin Minggu, kejadiannya kan nggak langsung brek (longsor) gitu ya, jadi durasinya dari jam 13.00 WIB sampai jam 15.00 WIB proses longsornya itu. Jadi yang longsor tanah, jalan, tebingan kali karena ada arus yang cukup kuat dari Kali Sunter," ujar Wahyu.
Foto: Rolando - detik.com |
"Setelah itu kita utamakan proses pengamanan lalu lintasnya dulu, turun dari Pol PP, Dishub, dari Kelurahan, PPSU, sampai dengan paginya ini tadi. Nah, ini proses untuk pengamanan lalu lintas masyarakat atau warga jangan sampai terperosok ke longsoran itu" jelasnya.
"Ini kan aksesnya masih kita tutup untuk roda empat, karena untuk keamanan bersama, dimohon kesabaran dari masyarakat yang biasa melewati Jalan Kramat Tiu. Ini kan memang akses perbatasan Bekasi sama Jakarta. Tapi ini bukan satu-satunya jalan. Jadi Kramat Tiu sendiri kita ada 3 akses, satu yang Sumir, 2 yang waduk Tiu, yang satu lagi PLN, sama jalan tembusannya jalan Hankam Raya" katanya. (idn/idn)












































Foto: Rolando - detik.com