Timses Uraikan Makna Hijrah yang Diungkapkan Jokowi

Samsdhuha Wildansyah - detikNews
Senin, 05 Nov 2018 18:28 WIB
Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyebut sebutan hijrah yang diucapkan Jokowi memiliki makna lain. Makna lain itu yakni hijrah membuat Indonesia lebih baik.

"Jadi hijrah yang dimaksud Pak Jokowi adalah yang seperti itu, kemudian kita berangkat setelah lima tahun Pak Jokowi membuat perubahan-perubahan besar dari dulunya fokus ekonomi terpusat sekarang dengan digelontorkannya dana desa maka fokus pembangunan sudah sampai tingkat desa," kata Jubir TKN, Arya Sinulingga di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/11/2018).



Arya menyebut hijrah itu akan diteruskan Jokowi ke periode yang akan datang. Hijrah itu disebutnya juga terkait program bagi-bagi sertifikat oleh Presiden Jokowi. Ia menyebut sebelumnya tidak ada program bagi-bagi sertifikat yang dilakukan presiden sebelumnya.

"Demikian juga dengan hijrah yang namanya dulu masyarakat desa sulit dapat sertifikat (tanah), sekarang mudah dapat sertifikat. Itu adalah bagian dari hijrah yang disampaikan oleh Pak Jokowi," ungkap Arya.

Pada aspek kesehatan disebutnya saat Presiden sebelum Jokowi memimpin, aspek kesehatan sulit. Saat ini aspek kesehatan berubah dan memudahkan masyarakat.



"Hijrahnya di sana gitu. Bahkan kalau teman-teman tahu masyarakat kita sakit sedikit langsung ke Puskesmas untuk ambil BPJS, dulu mereka biasanya ke warung gitu, hijrah yang terjadi. Itulah hijrah yang dibuat oleh Pak Jokowi," kata Arya.

Sebelumnya, Presiden sekaligus capres Joko Widodo mengajak pengusaha muda untuk berhijrah atau berubah ke arah yang lebih baik. Jokowi meminta para pengusaha muda lebih bersabar.

"Dari marah-marah ke yang sabar. Yang marah-marah hijrah ke yang sabar. Sabar tapi kerja keras, ciri-ciri pengusaha muda di situ. Hijrah dari senang perpecahan ke persatuan," kata Jokowi di acara deklarasi Relawan Pengusaha Muda Nasional di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (3/11/2018).

"Hijrah dari senang monopoli ke kompetisi, ini ciri-ciri kemajuan. Jangan senang diberi fasilitas dan hak monopoli, nggak akan maju. Terakhir dari individualistik ke kolaboratif, kerja sama-sama," imbuh Jokowi.


Saksikan juga video 'Inilah Arti dari Sontoloyo yang Dipopulerkan Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]


Timses Uraikan Makna Hijrah yang Diungkapkan Jokowi
(rvk/asp)