Laporan dari Fuzhou

Di Fujian, Mega Kenang Kunjungan Pertamanya ke China

Erwin Dariyanto - detikNews
Senin, 05 Nov 2018 17:06 WIB
Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menggelar ramah-tamah dengan Gubernur Provinsi Fujian Mr Tang Dengjie. (Erwin/detikcom)
Fuzhou - Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menggelar ramah-tamah dengan Gubernur Provinsi Fujian Mr Tang Dengjie. Ramah-tamah dilakukan setelah Megawati menerima gelar doktor kehormatan (honoris causa) di bidang diplomasi ekonomi dari Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, China, Senin (5/11).

Kepada Gubernur Tang Dengjie, Megawati mengenang saat dia pertama kali ke China pada akhir 1980-an. Saat itu, Mega menjadi salah satu anggota DPR dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI).


Mega dan rombongan kala itu tiba di Beijing tengah malam dan langsung ke hotel. Jadi malam itu tak banyak situasi Beijing yang bisa dia lihat.

Barulah pagi hari saat membuka jendela kamar hotel, Mega, yang kini menjabat Ketua Umum PDI Perjuangan, bisa melihat suasana Kota Beijing.

"Saya bangun, buka jendela kaget karena ribuan sepeda masih banyak di Beijing dan mereka kebanyakan masih pakai baju seperti kungfu," cerita Mega saat ramah-tamah dengan Gubernur Tang Dengjie di C & D Hotel, Fuzhou, Fujian, China, Senin (5/11/2018).

Di Fujian, Mega Kenang Kunjungan Pertamanya ke TiongkokPresiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menggelar ramah-tamah dengan Gubernur Provinsi Fujian Mr Tang Dengjie. (Erwin/detikcom)

Kini, Mega tak lagi melihat ribuan orang di China mengenakan pakaian kungfu naik sepeda. "Tapi yang ada sepeda motor listrik ya dan juga semua sudah berpakaian jas," kata dia.

Kepada Gubernur Tang Dengjie, Mega juga bercerita soal antusiasme turis dari China ke Sulawesi Utara, saat pertama kali membuka jalur penerbangan Manado-China.


Gubernur Sulawesi Utara yang juga kader PDIP, Olly Dondokambey, kepada Mega sempat cerita dia khawatir penerbangan akan sepi peminat. Olly khawatir penerbangan itu gagal membawa turis asal China masuk ke Indonesia.

"Tapi ternyata sekarang beliau kewalahan karena tidak menyangka turis yang berminat datang ke sana luar biasa banyak sekali," kata Mega. (erd/idh)