Lion Air PK-LQP Jatuh, Menhub Segera Bertemu Boeing

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Kamis, 01 Nov 2018 13:25 WIB
Foto: Menhub Budi Karya Sumadi cek evakuasi Lion Air JT 610. (Eva Safitri/detikcom).
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi segera memanggil perusahaan produsen pesawat The Boeing Company. Pemanggilan ini buntut dari penyelidikan pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dipakai maskapai Lion Air untuk terbang dari Jakarta menuju Pangkalpinang sebelum jatuh di perairan Karawang.

"Kita akan berdiskusi dengan Boeing dalam 1-2 hari akan datang ke sini," kata Budi di kantornya, Jakarta, Kamis (1/11/2018).


Terkait kecelakaan ini, Menhub menyebut Ditjen Perhubungan Udara telah membebastugaskan beberapa pejabat di Lion Air. Menhub meminta Lion Air mengganti beberapa pejabat demi kelaikan terbang Lion Air.

"Dirjen Perhubungan Udara melalui surat nomor AU1441 meminta PT Lion Mentari Airlines untuk membebastugaskan sementara anggota direksi dan personal pesawat udara yaitu direktur maintenance dan engineering, quality control manager, fleet maintenance manager dan release engineer," sebut dia.


"Tujuannya adalah agar dalam masa dibebastugaskan itu, mereka lebih fokus untuk mendukung proses investigasi," imbuh Budi.

Black box pesawat beregister PK-LQP itu telah ditemukan pagi tadi pukul 10.05 WIB. Bagian black box yang ditemukan adalah FDR atau flight data recorder yang merupakan alat rekam data penerbangan pesawat.


Saksikan juga video 'Anggota Komisi V Pertanyakan Kelaikan Terbang Lion Air JT 610':

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/tor)