Sutiyoso Cuekin Keluhan Penumpang Bus
Rabu, 24 Agu 2005 13:07 WIB
Jakarta - Keluhan penumpang atas perubahan 12 trayek bus ditanggapi dingin Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. "Mereka harus mau diatur. Bukan masalah monopoli, memang sudah ada rencana yang makro," tandas Bang Yos.Gubernur Sutiyoso menilai keluhan penumpang sangat wajar karena kerap terjadi apabila ada kebijakan transportasi secara makro. "Jadi itu sesuatu yang biasa saja. Jangan terlalu ditanggapi. Kalau sebuah kebijakan dilihat negatifnya ya nggak akan pernah berbuat apa-apa," ujar Sutiyoso enteng di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (24/8/2005).Seperti diberitakan, pengalihan rute itu bertujuan agar para penumpang memanfaatkan maksimal Transjakarta Busway. Bus-bus yang tergusur akibat busway, akan menjadi feeder (pengumpan), yang tujuannya turut menyukseskan busway.Pada prakteknya, feeder ini tidak optimal. Masalah feeder ini, menurut Sutiyoso , masih membutuhkan penyesuaian. "Waktu busway diluncurkan juga perlu penyesuaian," alasannya.Bagaimana mengenai ongkos transpor yang menjadi berlipat ganda karena pengalihan rute itu? "Itu risiko," jawab Sutiyoso cepat.Perubahan 12 trayek bus mulai hari ini panen protes dan keluhan dari para penumpang. Mayoritas penumpang bus mengaku kebingungan dan terpaksa naik Transjakarta Busway. Alhasil, ongkos transpor yang dikeluarkan berlipat ganda. Selain itu, penumpang juga mengeluhkan kerugian waktu yang menyebabkan mereka terlambat ke tempat tujuan.
(aan/)











































