Sandiaga sebelumnya memang melontarkan beragam komentar mengenai harga pangan dan ukuran tempe. Dia pernah menyebut ada tempe setipis kartu ATM. Ketum PPP Romahurmuziy atau Rommy menyebut pernyataan Jokowi soal tempe tetap tebal demi memberi masyarakat informasi yang benar.
"Saya kira apa yang dilakukan Pak Jokowi itu kan bagian dari seeing is believing ya. Jadi masyarakat perlu mendapatkan informasi yang akurat terhadap klaim-klaim yang selalu dilakukan secara sepihak oleh paslon lawan," kata Rommy di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/10/2018).
"Karena kita sering mendapati bahwa viral yang dipropagandakan melalui WhatsApp group, melalui medsos apakah itu Facebook apakah itu Instagram, itu sering jauh panggang dari api. Jadi apa yang disampaikan ternyata bukan merupakan kenyataan," tegas Rommy.
Rommy mengaku baru-baru ini juga terjun ke pasar di Jambi untuk mengecek harga bahan pokok. Rommy mengaku harga-harga bahan pokok seperti ayam dan tomat malah turun.
"Jadi jangan kemudian masyarakat itu disesatkan dengan informasi-informasi yang tidak berdasar," katanya.
Presiden Jokowi blusukan ke sebuah pasar yang terletak di Bogor, Jawa Barat. Jokowi memborong sejumlah kebutuhan dapur, salah satunya adalah tempe. Di momen itu, Jokowi menyinggung mengenai tempe yang tebal dan menyentil orang yang bilang harga di pasar mahal.
"Ini sambil ngecek tempe naik atau tidak naik. Harganya tetap. Tadi lihat sendiri. Ya (tempenya) tebal," kata Jokowi, Selasa (30/10).
Saksikan juga video 'Sandiaga Kasih Jempol buat Jokowi yang Blusukan ke Pasar':
(gbr/fdn)











































