Dirjen Pemasyarakatan Buka Pameran Seni Warga Binaan

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 31 Okt 2018 11:48 WIB
Pembukaan pameran seni warga binaan (Yulida/detikcom)
Pembukaan pameran seni warga binaan (Yulida/detikcom)
Jakarta - Kementerian Hukum dan HAM bekerja sama dengan Yayasan Second Change menggelar pameran seni hasil karya warga binaan seluruh Indonesia. Dirjen Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami berharap warga binaan memperoleh keterampilan setelah menjalani hukuman dan kembali ke masyarakat.

"Saya harap kegiatan ini dapat menjadi bekal hidup bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat," kata Sri Puguh di Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu (31/10/2018).

Pameran Napi Craft digelar di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua, Jakarta Barat. Pameran ini akan berlangsung sejak 31 Oktober hingga 7 November pada pukul 09.00-17.00 WIB.



Sri Puguh berharap kegiatan Napi Craft ini tidak hanya menjadi pengisi waktu selama berada di lapas atau rutan, tapi juga sebagai modal keterampilan dan mendorong ekonomi kreatif warga binaan dengan karya kreatif yang dihasilkan.

"Pada kesempatan yang bahagia ini, saya ucapkan selamat kepada narapidana di seluruh Indonesia bahwa karya yang dibuat kreatif dan dari air mata yang kalian ciptakan memiliki tempat spesial di masyarakat," sambungnya.



Acara pembukaan ini ditandai dengan gunting pita oleh Sri Puguh. Turut hadir di acara tersebut founder Second Chance Foundation Evy Amir Syamsuddin dan Country Manager UNODC Programme Office Indonesia Mr Collie F Brown.

Evy berharap kegiatan itu dapat mengedukasi warga binaan dan memberikan kesempatan kepada warga binaan dalam memperbaiki kesalahannya di masa lalu.

"Memperoleh kesempatan kedua adalah hak semua orang, termasuk warga binaan. Adalah kewajiban kita semua khususnya, mereka dapat memperoleh hak mereka tersebut," ujar Evy.

Setelah membuka acara, Sri Puguh meninjau hasil karya kesenian para narapidana, antara lain lukisan dan batik. (yld/rvk)