Kapolri Enggan Komentari Ijazah Palsu IMGI
Selasa, 23 Agu 2005 10:58 WIB
Denpasar - Sedang tidak mood. Mungkin inilah yang dialami Kapolri Jenderal Sutanto saat ini. Karena itu, dia memilih diam saat dihujani pertanyaan mengenai kasus ijazah palsu dari Institute Management Global Indonesia (IMGI).Kapolri tampak tenang dan menyimak pertanyaan yang diajukan wartawan usai pertemuan di Hotel Kartika Plaza, Jalan Kartika Plaza, Kuta Bali, Selasa (23/8/2005).Namun demikian, tak satu pun jawaban memuaskan yang diperoleh wartawan. Misalnya saat ditanya tindak lanjut penyidikan, Kapolri hanya diam saja. Demikian juga saat ditanya siapa saja pejabat penyandang gelar sarjana palsu IMGI. Pertanyaan lain yang dilontarkan wartawan juga tidak disahuti. Hanya satu pertanyaan yang dijawab Kapolri, yaitu soal tersangka. Itu pun Kapolri hanya menjawab singkat. "Sudah ada 8 tersangka lebih," ungkapnya.Saat didesak lagi dengan pertanyaan lainnya, Kapolri lebih memilih menutup pembicaraan dan bergegas meninggalkan kerumunan wartawan. Seperti diberitakan, IMGI diduga merupakan lembaga pendidikan palsu. Mereka diketahui mengobral gelar S1, S2, dan S3 dan profesor secara ilegal. Kasus ini tengah diselidiki Mabes Polri dan kepolisian mengaku telah mengantongi daftar 47 nama alumni yang menyandang ijazah palsu. Mereka antara lain sejumlah pejabat Polri, BUMN, swasta dan kalangan pemerintah, paranormal, termasuk kiai.
(aan/)











































