Pemindahan 8.500 Warga Yahudi di Jalur Gaza Selesai
Selasa, 23 Agu 2005 06:10 WIB
Jakarta - Pemindahan sekitar 8.500 warga Yahudi di 21 tempat pemukiman sepanjang jalur Gaza sudah selesai. Pemindahan terakhir terjadi di daerah Netzarim yang merupakan pemukiman pertama Yahudi di Gaza."Sekarang sudah tidak warga Yahudi yang bermukim di sepanjang jalur Gaza," kata komandan pemidahaman warga Yahudi di Gaza Mayor Jenderal Dan Harel seperti dikutip dari AFP, Selasa (23/8/2005).Meski pun demikian, lanjut Harel, masih ada setidaknya dua keluarga Yahudi yang belum mau meninggalkan Netzarim. Akan tetapi diperkirakan mulai besok kedua keluarga ini akan meninggalkan tempat bermukimnya.Harel juga menambahkan kemungkinan besar mulai bulan depan, kontrol atas jalur Gaza akan dialihkan dari pemerintah Israel ke Palestina setelah semua warga Yahudi meninggalkan tempat pemukimannya.Netzarim adalah pemukiman yang terakhir dilakukan pemindahan dari 21 pemukiman yang ada di jalur Gaza. Saat pemindahan ini, pemerintah Israel mengerahkan 2.000 tentaranya. Tidak ada perlawanan saat dilakukan pemindahan tersebut, meski masih ada beberapa penghuni rumah yang masih meminta waktu sebelum pindah.Meski aparat Israel sukses melakukan pemindahan warga Yahudi, tetap saja pandangan negatif masih dirasakan oleh warga Palestina. "Mereka adalah tetangga yang sangat buruk," kata seorang petani Palestina Saadi Helo kepada AP.Menurut Saadi Helo, para Yahudi tersebut selalu hadir sebagai mimpi buruk bagi warga Palestina. Mereka dianggap telah merebut tanah milik warga Palestina, merampas hasil ladang, mengusir dari rumah, bahkan tidak tanggung-tanggung akan membunuh dan menyerang warga Palestina.
(san/)











































