DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 13:31 WIB

Cegah Peluru Nyasar Terulang, GBK Siap Relokasi Lapangan Tembak

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Cegah Peluru Nyasar Terulang, GBK Siap Relokasi Lapangan Tembak Rekonstruksi peluru nyasar di Lapangan Tembak (Foto: Vino-detik)
FOKUS BERITA: Peluru Nyasar di DPR
Jakarta - Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK), Winarto menyebut pihaknya masih mematangkan solusi untuk relokasi lapangan tembak untuk mencegah insiden peluru nyasar ke gedung DPR terulang. Gubernur DKI Anies Baswedan disebut membantu mencari titik relokasi tersebut.

"Relokasi ini juga harus ditemukan penggantinya di mana dan luas berapa, kepemilikannya di bawah siapa. Ini yang dicari sekarang. Pak Gubernur membantu mencarikan titik relokasinya itu di mana," ujar Winarto kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/10/2018).


"Jadi ini masih dalam pematangan solusi apa yang akan diambil termasuk juga tentu saja teman-teman di DPR ini terbaiknya seperti apa," imbuhnya.

Ada beberapa lokasi yang bisa dijadikan opsi seperti Halim, Cijantung, dan Cibubur. "Tentu ada beberapa daerah yang barangkali diduga bisa jadi alternatif seperti Halim, Cijantung, dan Cibubur. Tentu yang masih berada di bawah lingkupnya Pemprov DKI," sebutnya.

Opsi lainnya adalah membuat lapangan tembak Senayan menjadi indoor. Dibuat indoor supaya tidak ada peluru yang nyasar ke objek di luar lapangan.


"Saya kira kalau dibangun tidak ada pilihan selain menjadi indoor karena itu yang paling aman," kata Winarto.

"Dibangun sangat tertutup sehingga berada di bawah benteng dan itu memang standar yang ada sekarang, tidak ada peluang sekecil apapun agar peluru itu keluar ya," imbuhnya.

Kendati demikian, kata Winarto, apapun opsi yang dipilih tempat latihan tembak ke depannya harus memperhatikan aspek keamanan dan dibuat indoor. Apalagi jika lapangan tembak berada di lokasi pemukiman penduduk dan objek vital.


"Ke depan itu kan rasanya tidak bisa seperti yang ada di lapangan tembak Senayan lagi, ke depan harus disiapkan fasilitas yang bentuknya indoor sehingga keamanannya itu terjamin, tidak ada peluru yang bisa keluar dari ruangan itu, itu yang harus disiapkan," tutur Winarto.

Seperti diketahui, wacana relokasi Lapangan Tembak Senayan menyeruak usai peristiwa peluru nyasar di Gedung DPR RI. Wacana relokasi juga muncul dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengatakan Lapangan Tembak Senayan akan direlokasi karena berisiko terhadap lingkungan sekitar.

"Dan tadi saya lihat datanya. Ternyata memang ini bukan insiden pertama atau kedua, bahkan sudah berkali-kali terjadi. Jadi kemungkinan besar ujungnya akan ada relokasi," kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/10).

Sementara Perbakin DKI, menilai wacana relokasi itu dikaji lebih dalam lagi. Menurutnya, relokasi tak perlu dilakukan secara total.

"Saya sampaikan kalau direlokasi, saya tidak keberatan, tetapi mohon dikaji mendalam. Tetapi kalau untuk tembak sasaran yang sudah ada itu saya kira nggak perlu dipindah. Yang dipindah yang tembak reaksi aja," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/10).
(mae/dkp)
FOKUS BERITA: Peluru Nyasar di DPR
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed