DetikNews
Rabu 17 Oktober 2018, 22:19 WIB

KPK Sita Uang dari Rumah Bupati Bekasi Tersangka Suap Meikarta

Ahmad Bil Wahid - detikNews
KPK Sita Uang dari Rumah Bupati Bekasi Tersangka Suap Meikarta Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK menyita sejumlah uang dari penggeledahan di rumah pribadi Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin. Jumlah uang yang masih dihitung.

"Dari rumah pribadi Bupati tadi, saya dapat informasi terbaru ada penyitaan sejumlah uang, tapi jumlahnya masih dihitung oleh tim," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018).




Selain itu, ada beberapa lokasi yang digeledah hari ini

- Rumah Billy Sindoro di Kota Tangerang, Banten

- Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi

- Kantor Bupati Bekasi

- Gedung Matahari Tower di Tangerang

"Dari sejumlah lokasi tersebut, kami mengamankan dan menyita dokumen terkait perizinan, tentu saja dokumen yang relevan yang terkait dengan perizinan tersebut," ucap Febri.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan sembilan orang tersangka suap perizinan proyek Meikarta. Para tersangka dari jajaran Pemkab Bekasi diduga menerima Rp 7 miliar sebagai bagian dari fee fase pertama yang bernilai total Rp 13 miliar.

Mereka yang jadi tersangka adalah Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati, dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi.

Sedangkan pihak pemberi suap yang menjadi tersangka adalah Direktur Operasional Lippo Group, konsultan Lippo Group Taryadi dan Fitra Djaja Purnama, serta pegawai Lippo Group Henry Jasmen.




(dhn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed