Konferensi Internasional ICMI Eropa
Habibie: ICMI Eropa Perlu Lebih Aktif Wujudkan Pemahaman Islam
Minggu, 21 Agu 2005 11:16 WIB
Hamburg -
Prof B.J. Habibie minta ICMI Eropa lebih berperan aktif dalam memberikan pemahaman tentang agama Islam kepada masyarakat di Eropa, khususnya dalam kaitan dengan isu-isu terorisme yang marak akhir-akhir ini.Habibie menyampaikan hal tersebut Sabtu (20/8/2005) pada konferensi internasional ICMI Orwil Eropa di Hamburg yang akan berlangsung hingga 21/8/2005. Konferensi bertemakan Challenges in Southeast Asia at The Beginning of the 21th Century itu juga dihadiri oleh Dubes RI di Jerman Makmur Widodo, alumni IPTN (PTDI) yang kini bekerja di berbagai perusahaan Jerman dan 60 peserta dari ICMI dari berbagai wilayah Eropa.Konperensi yang diadakan ICMI bersama Department of Languages and Cultures of Southeast Asia, Asia-Africa Institute, University of Hamburg itu diikuti sekitar 60 peserta wakil dari ICMI di wilayah Eropa seperti Belanda, Jerman, Inggris dan Perancis, juga diikuti alumni IPTN yang bekrja di beberapa perusahaan di Jerman."ICMI perlu makin meningkatkan peran dalam rangka mewujudkan pemahaman bersama tentang wajah Islam yang sesungguhnya, baik di Indonesia maupun di masyarakat internasional. Islam itu adalah Islam, bukan Islam ekstrimis atau fundamentalis, yang berakibat menimbulkan konflik keagamaan," kata Habibie yang menyampaikan makalah Human Responsibility and Human Rights Challenges Facing the 21th Century and ICMI Europe`s Role. Menurut Habibie, Islam adalah agama damai yang tidak memihak kepada terorisme, justru sebaliknya. "Untuk itu pemahaman bersama tentang wajah Islam tersebut sangat diperlukan keterlibatan dari komponen Islam dan non Islam," ujarnya.Habibie juga menjelaskan bahwa masalah yang dihadapi bangsa Indonesia tidak saja tentang human right tetapi juga tanggung jawab dan kewajiban manusia.Sementara itu Ketua ICMI Orwil Eropa Dr. Sofyan S. Siregar mengatakan bahwa konferensi yang digelar oleh Orwil Eropa diharapkan dapat memberikan konstribusi positif dan pemahaman lebih baik tentang Islam di tengah masyarakat Eropa, sekaligus menghimbau peningkatan kerjasama dengan lembaga-lembaga yang berkaitan dalam mencari solusi yang dihadapi di dunia.Dijelaskan, konferensi yang merupakan program rutin ICMI Orwil Eropa yang mengkoordinir sembilan organisasi satuan (orsat) di sembilan negara di Eropa itu direncanakan akan digelar setiap tahun, seperti juga diharapkan oleh pendiri ICMI, Prof. B.J.Habibie.Keterangan Foto: Hotel Le Meridien Hamburg Stillhorn, tempat konferensi berlangsung.
(es/)










































