PPP ke Prabowo: Ugal-ugalan Itu Pengaruhi Opini Lewat Hoax

Tsarina Maharani - detikNews
Selasa, 16 Okt 2018 16:23 WIB
Achmad Baidowi (Foto: dok. pribadi)
Jakarta - Capres Prabowo Subianto mengatakan mimpi Indonesia meraih kejayaan luntur akibat negara dikelola secara ugal-ugalan. PPP menyindir Prabowo yang sempat ikut meramaikan hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet.

"Yang ugal-ugalan itu mempengaruhi opini publik melalui kebohongan. Lewat penyebaran hoax menyebabkan jagat politik riuh, itulah ugal-ugalan sebenarnya," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) kepada wartawan, Selasa (16/10/2018).



Awiek mengatakan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) demi kepentingan nasional tak perlu diragukan. Dia mencontohkan divestasi saham PT Freeport Indonesia sebesar 51 persen dan pengambilalihan Blok Rokan.

"Soal kepentingan nasional tak usah diragukan karena Jokowi sudah membuktikannya melalui sejumlah aksi nyata," ujar anggota DPR itu.



"Penguasaan saham Freeport 51%, pengambilan Blok Rokan. Itu bagian dari gerakan nasional," imbuh Awiek.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menjelaskan mengenai latar belakangnya soal pernyataan 'Make Indonesia Great Again'. Menurut Prabowo, pernyataan itu salah satunya didasari riuhnya Kabinet Kerja karena di dalamnya ada aksi saling tuding.

"Empat tahun terakhir, kita melihat bagaimana sebuah keputusan bisa dengan mudah direvisi atau dibatalkan tanpa memikirkan dampak hingga rakyat bawah. Hukum menjadi alat tawar-menawar politik tanpa pernah mempedulikan rasa keadilan. Dan kita terus menyaksikan bagaimana riuhnya Kabinet Kerja, akibat saling tuding antar-kementerian dan lembaga negara. Perlahan-lahan mimpi untuk mengembalikan kejayaan Indonesia luntur oleh cara ugal-ugalan dalam mengelola negara," kata Prabowo.


Simak Juga 'Pidato Jokowi dan Prabowo jadi Kontroversi, Ini Kata Cak Imin':

[Gambas:Video 20detik]


(tsa/bag)