Viral Siswa Teriak Ganti Presiden, Mendikbud: Kurang Ajar yang Ajak!

Nur Azizah - detikNews
Senin, 15 Okt 2018 18:05 WIB
Mendikbud Muhadjir Effendy di Sleman (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy angkat bicara soal video viral anak sekolah teriak ganti presiden. Muhadjir sangat menyayangkan kejadian tersebut dan menilainya sebagai hal yang kurang ajar.

"Ya menurut saya yang kurang ajar ya yang ngajak itu, bukan salah siswanya," ujar Muhadjir kepada detikcom di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (15/10/2018).

Muhadjir mengaku tidak bisa menyalahkan anak-anak yang terlibat. Menurutnya, oknum yang mengajak anak-anak dalam video tersebut harus ditindak tegas. Ia juga mengimbau untuk tidak melibatkan anak-anak dalam kegiatan politik.



"Kalau saya tidak bisa menyalahkan anak sekolahnya, ya. Pelakunya itu lho, harus ditindak juga," tegasnya.

"Iya, jangan diajak itu (anak-anak dalam kegiatan politik)," imbau Muhadjir.




Sebelumnya, sebuah video beredar di Instagram soal sekumpulan anak sekolah yang mengenakan seragam pramuka berteriak-teriak 'ganti presiden'. Mereka berada di sebuah pelataran gedung, yang belum diketahui lokasinya.

Dalam video itu terlihat beberapa orang dewasa. Salah satunya memimpin untuk memberikan aba-aba. Awalnya ia meminta anak-anak ini meneriakkan takbir ke hadapan kamera. Kemudian pria tersebut mulai meneriakkan soal '2019 ganti presiden'. (rvk/asp)