DetikNews
Minggu 14 Oktober 2018, 15:46 WIB

Cak Imin Ungkap 3 Keberhasilan Jelang Hari Santri, Ada Soal Ma'ruf

Yulida Medistiara - detikNews
Cak Imin Ungkap 3 Keberhasilan Jelang Hari Santri, Ada Soal Maruf Cak Imin saat jalan sehat sarungan (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - PKB membuka Musabaqoh Kitab Kuning 2018 dalam rangkaian Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober mendatang. Dalam sambutannya Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengungkapkan 3 keberhasilan menjelang hari santri.

"Hari santri ini, keberhasilan kita adalah 3 yang pertama alhamdulillah capres PKB pak Jokowi, cawapresnya bukan hanya santri tapi kiyai malah jauh di atas santri. Istilahnya begini, targetnya yang jadi Wapres itu santri yang jadi kiyai apa lagi, atau kebalik harusnya yang jadi Wapres santri tapi kebablasan jadi kiyai. Nggak tahu lah yang mana ini agak sensitif ini. Menyangkut ada yang patah hati," kata Cak Imin diikuti tawa peserta yang hadir, di DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (14/10/2018).

"Bukan saya yang patah hati, pendukung-pendukung nggak jelas itu. Ini bocor halus apa bocor kasar? Tapi yang jelas target kita sebagai santri Alhamdulilah telah berhasil mengusung kia Ma'ruf sebagai cawapres RI," sambung Cak Imin.


Keberhasilan kedua menurut Cak Imin yaitu masuknya kalangan kiyai dan ulama dalam buku sejarah. Menurutnya dengan masuknya kalangan kiyai dan ulama dalam sejarah bisa dikenal oleh para santri.

"Nggak kenal bahwa Bung Karno nggak punya tentara ngusir penjajah mengirim utusan ke pak kiyai Hasyim. Pak Hasyim bagaimana caranya para santri mau bergerak tanpa senjata tanpa ada pasukan sementara kita nggak punya tentara. Pak Hasyim bergerak," ujarnya.

Keberhasilan ketiga, Cak Imin mengatakan nilai kesantrian yang masuk dalam segala bidang seperti ekonomi, politik, sosial, budaya dan keagamaan, maka jika ada masalah dapat diselesaikan dengan baik.

"Kebenaran yang disampaikan dengan kesabaran, akan menguatkan dan mencerahkan hati. Keberanian yang disertai kejujuran akan menumbuhkan keadilan bercinta. Kejujuran yang disertai kecerdasan akan menumbuhkan kearifan. Kalau tidak seorang yang paham betul ajaran pesantren pengetahuannya sedikit betul nggak bisa," ungkapnya.



Cak Imin mengatakan acara ini selanjutnya dilanjutkan dengan seminar bertajuk Sufisme dan Perjuangan Politik Kebangsaan. Turut hadir di lokasi Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo.

Jazilul mengatakan dalam rangkaian hari santri ini PKB akan menggelar lomba membaca kitab kuning yang akan digelar di daerah-daerah. Ada pula kegiatan lomba dai dan stand up komedi. Serta program bersih-bersih terhadap 1.000 pasar dan masjid di seluruh Indonesia.



Saksikan juga video 'Cak Imin Sebut Jokowi-Ma'ruf Bak Jas Merah-Jas Hijau':

[Gambas:Video 20detik]


(yld/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed