DetikNews
Jumat 05 Oktober 2018, 17:52 WIB

Terpidana Kasus e-KTP Andi Narogong Dieksekusi ke Lapas Tangerang

Ibnu Hariyanto - detikNews
Terpidana Kasus e-KTP Andi Narogong Dieksekusi ke Lapas Tangerang Andi Narogong (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Andi Agustinus alias Andi Narogong dieksekusi ke Lapas Kelas I Tangerang. Terpidana kasus korupsi proyek e-KTP itu akan menghabiskan 13 tahun di balik jeruji sebagai hukuman atas perbuatan yang dilakukannya.

Tak seperti biasanya, eksekusi terpidana kasus korupsi diarahkan ke Tangerang. Sebab, sebelum-sebelumnya, KPK selalu mengeksekusi terpidana kasus korupsi ke Lapas Sukamiskin di Bandung, kenapa?

"Karena masih ada proses pembenahan dan perbaikan kondisi lapas, maka Lapas Sukamiskin belum bisa menerima eksekusi atau tahanan dari KPK, kejaksaan, rutan, atau lapas lain sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dalam keterangannya, Jumat (5/10/2018).




Informasi itu disebut Febri didapat dari surat yang dikirimkan Kalapas Sukamiskin pada 28 Agustus 2018. Lapas Sukamiskin memang belakangan menjadi sorotan ketika KPK membongkar adanya praktik jual-beli kamar hingga hasil inspeksi mendadak Ombudsman yang menemukan ruangan koruptor Setya Novanto yang lebih besar dibandingkan sel lainnya.

Kembali ke persoalan eksekusi Andi. Dia merupakan salah satu terpidana kasus korupsi e-KTP yang hingga saat ini perkaranya masih berproses di KPK. Di pengadilan tingkat pertama, Andi divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar pada 21 Desember 2017.

Kemudian pada 3 April 2018, Pengadilan Tinggi Jakarta memperberat hukuman Andi menjadi pidana penjara 11 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Andi sempat mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung tapi ditolak dengan memperberat hukuman Andi menjadi 13 tahun penjara.
(ibh/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed