detikNews
Selasa 02 Oktober 2018, 17:38 WIB

Faisal Basri: Ekonomi Indonesia Tidak Dikuasai Asing

Samsdhuha Wildansyah - detikNews
Faisal Basri: Ekonomi Indonesia Tidak Dikuasai Asing Foto: Faisal Basri (Sams-detik)
Jakarta - Ekonom Faisal Basri mengisi Focus Group Discusion (FGD) membahas soal ekonomi di Posko Cemara. Faisal menegaskan ekonomi Indonesia tidak sepenuhnya dikuasai negara asing.

"Jadi hampir 99 persen semua perusahaan nasioanal (ketimbang perusahaan asing di Indonesia)," kata Faisal dalam diskusi bertajuk 'Benarkah Ekonomi Indonesia dikuasai Asing' di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2018).

Faisal menyebut memang saat ini peran asing lebih meningkat di Indonesia tetapi Ia tidak membenarkan jika ekonomi Indonesia saat ini dikuasai asing.



Ia menyebut seluruh perusahaan di Indonesia mayoritas dimiliki oleh orang-orang dalam negeri ketimbang dimiliki pihak asing. Ia juga menjabarkan perusahaan-perusaahaan di Indonesia yang dimiliki dalam negeri, baik perusahaan keuangan hingga transportasi.

"Coba kita telaah sektor-persektor mana wilayah asingnya. Pertama, bank itu BRI, BNI, Mandiri semua Indonesia. Telekomunikasi paling banyak Telkom. Chevron kalah sama Pertamina," kata Faisal.



"Faktanya, industri migas terbesar Pertamina. Pertambangan punya orang Indonesia semua," sambungnya.

Dari segi pembangunan Faisal menyebut pihak asing hanya sebagai kontraktor yang dibayar pemerintah. Sama halnya dengan segi transportasi. Ia menyebut di Indonesia PT KAI hingga MRT milik Indonesia.

"Semen walaupun ada tiga asing. Holcim punya asing tapi yang dominan punya Indonesia. Kemudian garam punya Indonesia," kata Faisal.





Tonton juga 'Faisal Basri Bantah Tuduhan Indonesia Dikuasai Asing':

[Gambas:Video 20detik]


(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com