NasDem: Pancasila Satukan Suku, Agama, Bahasa di Indonesia

NasDem: Pancasila Satukan Suku, Agama, Bahasa di Indonesia

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Senin, 01 Okt 2018 10:04 WIB
NasDem: Pancasila Satukan Suku, Agama, Bahasa di Indonesia
NasDem gelar upacara hari Kesaktian Pancasila (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Partai NasDem menggelar upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober. Dalam upacara itu, NasDem mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak saling memfitnah.

"Nah saya kira ini yang harus kita lahirkan, mari Hari Kesaktian ini tidak menjadi jargon. NasDem mengajak restorasi menuju restorasi pancasilais itu atau restorasi sebenarnya, bukan retorika. Kita bangun dari Sabang sampai Merauke," kata Ketua DPP NasDem Syahrul Yasin Limpo di kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).


"Kita mau kehidupan ini memang berjalan normatif tapi dalam bingkai nasional. Kita tidak saling tuduh, tidak saling fitnah, tidak saling mencari kekurangan yang ada tetapi bagaimana kekurangan itu kita tanggulangi bersama," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Upacara itu diikuti para kader NasDem. Upacara itu berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB di halaman kantor DPP NasDem.


Syahrul mengatakan hari Kesaktian Pancasila adalah milik bangsa Indonesia. Dengan memperingati hari Kesaktian Pancasila disebutnya menunjukkan Indonesia yang terus terjaga dan hadir hingga saat ini.

"Negara ini hadir tidak memilih liberalisasi sebagai ideologi, tidak memilih sosialis, tidak memilih komunis, dan paham lain. Dia memilih Pancasila," kata dia.


Syahrul menambahkan Indonesia tetap bersatu meskipun berbeda agama, budaya, bahasa dan wilayah. Persatuan bangsa itu karena adanya Pancasila.

"Dalam Pancasila ini mengakomodasi nilai-nilai religi yang kita miliki secara bersama apapun agama kita. Tidak ada bangsa di ujung sana yang merasa terhina, tertindas, miskin dan kita tidak merasa, itulah Pancasila," ungkapnya.



Saksikan juga video 'Makna Pancasila di Tengah Kehidupan Masyarakat':

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/jbr)


Berita Terkait