Jenazah Petugas ATC Korban Gempa Palu Disambut Tangis Keluarga

Ibnu Munsir - detikNews
Sabtu, 29 Sep 2018 22:43 WIB
Keluarga menangis histeris. Foto: Ibnu Munsir/detikcom
Makassar - Kedatangan jenazah Anthonius Gunawan Agung, petugas ATC di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Palu disambut ratusan keluarga dan rekan korban di Makassar, Sulawesi Selatan. Kedatangan jenazah bahkan disambut tangis histeris keluarga yang telah menanti sejak sore hari.

Jenazah Agung tiba di kediamanya di Jalan Onta Baru, Kecamatan Mamajang Makassar sekitar pukul 20.11 WITA. Sejumlah keluarga dan rekan korban tak kuasa menahan tangis. Bahkan nenek Anthonius jatuh pingsan saat peti jenazah dibuka dan melihat cucunya sudah tak bernyawa.



"Sosialnya sangat bagus, temannya tidur di sini. Ya anak muda gaul zaman sekaranglah, dia dekat dengan temannya," kata keluarga, Sambas, ditemui di rumah duka, Sabtu (29/8/2018).

Pihak keluarga mendapat kabar kepergian Agung dari media sosial. Keluarga menyebut kematian Anthonius lantaran menunggu take off pesawat terakhir dari menara ATC hingga gempa datang.

Nenek Anthonius pingsan saat melihat jenazah cucunya.Nenek Anthonius pingsan saat melihat jenazah cucunya. Foto: Ibnu Munsir/detikcom


"Kalau info tadi dia yang terakhir tugas di menara, take off (maskapai) Batik. Kemungkinan dia terlempar atau loncat saya tidak tahu. Tapi kayaknya terlempar," jelasnya.

Sementara itu, Direktur AirNav Indonesia, Novie Riyanto mengatakan sosok Anthonius dikenal sebagai sosok baik. Pengorbanan Agung sangat besar demi memastikan pesawat bisa lepas landas.



"Anthonius betul-betul orang kami yang paling besar pengorbanannya hanya karena melayani pesawat harus berkorban, yang lain pada lari dan beliau tetap di situ," paparnya.

Pihak AirNav bersama Kementerian Perhubungan dan BUMN memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada korban dan dapat menjadi contoh baik bagi semua orang.

"Oleh karena itu kami dari management AirNav Indonesia bersama Kementerian Perhubungan dan BUMN dan memberi penghargaan kepada Almarhum dan apa jasa almarhum ini bisa memberi contoh bagi kita semua," terang Novie.

Sebelumnya diberitakan, gempa bermagnitudo 7,4 terjadi di Donggala pada Jumat (28/9) sore. Akibat gempa ini, tower ATC rusak dan berimbas pada penutupan Bandara Mutiara, Palu. Dari gambar yang diterima, tampak lantai ATC di Bandara Mutiara Palu reta-retak. Terlihat beberapa retakan bangunan berwarna oranye itu.

Sosok Anthonius di Mata Keluarga

Di mata keluarga, Anthonius Gunawan Agung adalah anak yang baik. Anthonius bahkan sebagai anak penurut, sabar dan mendengar kata keluarga.

Jenazah Anthonius saat diantar pulang. Jenazah Anthonius saat diantar pulang. Foto: Ibnu Munsir/detikcom


"Baik saya punya cucu, dia di sini anaknya sabar orangnya, sabar sekali. Dosennya semua suka karena anaknya rajin dan pintar," kata nenek Anthonius, Adriani Tolla, saat ditemui di rumah duka, Jalan Onta Baru, Mamajang, Makassar, Sabtu (29/8/2018).

Adriani bahkan menilai cucunya sebagai anak yang rajin. Walau tak diperintah, ia sangat aktif membantu keluarga selama tinggal di Makassar.

"5 tahun tinggal sama Oma, nak, dia sekolahnya di Penerbangan kan di Maros Bandara. Dia gesit orangnya tanpa disuruh juga dia aktif membantu pekerjaan," terangnya.

Anthonius Gunawan Agung, merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Anthonius tinggal bersama neneknya di Makassar selama bersekolah. (bag/bag)