AMM Harapkan Dukungan dan Kerja Sama RI-GAM
Selasa, 16 Agu 2005 01:52 WIB
Banda Aceh - Calon Ketua Aceh Monitoring Mission (AMM) Pieter Feith mengharapkan dukungan pemerintah RI dan GAM agar tugas pemantauan di Aceh berjalan lancar. "Kami berharap agar RI-GAM juga memberikan dukungan atas tugas-tugas yang dilakukan tim AMM," kata Pieter Feith dalam jumpa pers di kantor Dinas Infokom NAD, Banda Aceh, Senin (15/8/2005) malam.Lebih lanjut, Pieter berharap pihak (RI-GAM) agar dapat bekerja sama sebagaimana yang tertera dalam butir-butir kesepakatan damai, sehingga akan terjalin saling percaya yang akhirnya tim AMM dapat memulai pekerjaannya dalam kondisi optimal.Ia juga menyakini proses perdamaian di Aceh akan berjalan baik dan lancar. "Kami percaya bahwa penyelesaian konflik ini secara damai sangat membantu pembangunan kembali Aceh serta memberikan masa depan yang lebih cerah dalam bingkai NKRI," tegasnya kembali.Pieter menyambut gembira penandatanganan MoU RI-GAM dan peringatan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus. Sebab keduanya merupakan peristiwa yang bersejarah yang sangat baik bagi upaya rekonsiliasi dan memperkuat persatuan Indonesia.Menurut Pieter, misi AMM yang beranggotakan negara-negara Uni Eropa (UE) dan Asean adalah untuk memberikan konstrubusi bagi penyelesaian konflik Aceh secara damai, berkesinambungan dan komprehensif."Dunia sangat membantu untuk melakukan proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca tsunami dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pemberian otonomi khusus untuk Aceh juga sesuatu hal yang sangat bagus," jelasnya.Pieter juga berharap agar seluruh masyarakat Aceh harus mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia. "Kriminal dan kekerasan harus dihindari, segala masalah juga harus diselesaikan secara damai," katanya.
(gtp/)











































