Ditahan Kejagung, Karen Agustiawan Pertimbangkan Praperadilan

Dhani Irawan , Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Senin, 24 Sep 2018 15:39 WIB
Karen Agustiawan (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan ditahan jaksa penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Karen sedang mempertimbangkan opsi praperadilan.

"Kita lihat situasinya dulu dan dihitung plus minusnya (untuk mengajukan praperadilan)," ujar pengacara Karen, Susilo Ariwibowo, ketika dihubungi, Senin (24/9/2018).

Menurut Susilo, pemanggilan Karen sebagai tersangka baru kali ini. Namun jaksa penyidik langsung memutuskan untuk menahannya.

"Untuk (pemanggilan sebagai) saksi sekitar 4 kali tapi untuk tersangka baru sekali. Saya berpendapat urgensinya nggak ada penahanan itu," ucap Susilo.




Karen ditahan di rumah tahanan (rutan) Pondok Bambu untuk 20 hari ke depan. Dia ditahan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan investasi pada Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia pada 2009.

Investasi Pertamina dengan melakukan akuisisi berupa pembelian sebagian aset milik ROC Oil Company Ltd di blok Basker Manta Gummy Australia ini diduga menyimpang. Pengusulan investasi pada 2009 ini diduga tidak sesuai dengan pedoman investasi.

Pengambilan keputusan investasi ini tanpa ada studi kelayakan (feasibility study) dan persetujuan dewan komisaris.




Tonton juga 'Sepak Terjang Karen, Eks Dirut Pertamina Tersangka Korupsi':

[Gambas:Video 20detik]

(dhn/fdn)