Sekar Telkom Jateng DIY Demo Persoalkan Kode Akses

Sekar Telkom Jateng DIY Demo Persoalkan Kode Akses

- detikNews
Senin, 15 Agu 2005 15:37 WIB
Semarang - Seribuan orang yang tergabung dalam Serikat Pekerja (Sekar) Telkom Jateng - DIY berunjuk rasa di halaman Kantor Telkom Divre IV Jateng - DIY, Jl. Pahlawan Semarang, Senin (15/8/2005). Mereka mempersoalkan kode akses dan menuntut Menkominfo mundur dari jabatannya.Demo diikuti oleh Sekar Telkom Solo, Purwokerto, Pekalongan, Yogyakarta, dan Semarang. Mereka datang secara bergelombang dengan menggunakan bus. Halaman Kantor Telkom Divre IV pun riuh rendah pendemo yang berkaos merah-merah.Mereka membawa spanduk-spanduk bertuliskan Kompetisi Yes, Kode akses No, Kompetisi bukan dengan memberi kode akses SLJJ, Kami tidak takut kompetisi, tapi kami lebih mencintai asset negeri ini, dan lain-lain. Spanduk-spanduk itu dipasang di depan barisan mereka.Tampaknya panitia sengaja menyiapkan diri sejak lama. Mereka membuat panggung sederhana. Selain sebagai tempat memberi orasi, panggung itu juga digunakan untuk pentas barongsai dan pentas musik tradisional. Dengan demikian, suasana pun kian meriah.Ketua DPW Sekar Telkom Divre IV Jateng DIY Syahrul Ahyar menyatakan, pihaknya merasa dirampok oleh segelintir vendor dan operator. "Mereka mempunyai kode akses SLJJ dengan memanfaatkan jaringan PT Telkom. Ini kompetisi yang tidak sehat," katanya.Syahrul menambahkan, vendor atau operator sangat diuntungkan karena tidak perlu mengeluarkan modal untuk membangun jaringan. Untuk itulah, tarif mereka bisa lebih rendah dibanding Telkom sendiri."Menkominfo harus ikut bertanggung jawab terhadap masalah ini," tandasnya.Permasalahn itu bersumber dari Kepmenhub 2004 yang direvisi dengan Permenkominfo no 6 Tahun 2005. Di dalam aturan itu, Telkom tidak boleh mempunyai pelanggan karena harus dibagi dengan operator dan vendor. Selain itu, pemerintah juga memberlakukan tarif bagi PT Telkom sehingga menyulitkan kompetisi.Syahrul mencontohkan, Indosat mempunyai kode akses sendiri. Mereka menggunakan jaringan Telkom. Mereka bisa menarik pelanggan lebih banyak karena tarifnya rendah. "Mereka juga untung banyak karena tidak perlu modal banyak. Cukup memanfaatkan jaringan Telkom saja," tambahnya.Selain dihadiri anggota Sekar Telkom dari berbagai daerah, demo itu juga dihadiri sejumlah perwakilan tujuh DPW se-Indonesia dan DPP. Menurut rencana, demo itu akan digelar secara bergilir di semua DPW sebelum di DPP pada bulan depan. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads