DetikNews
Sabtu 22 September 2018, 08:14 WIB

Fadli Posting 'Ternyata Mereka PKI', Hanura: Basi, Move On!

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Fadli Posting Ternyata Mereka PKI, Hanura: Basi, Move On! Foto: dok. pribadi
Jakarta - Waketum Gerindra Fadli Zon mem-posting video yang seolah meneruskan nyanyian politik 'Potong Bebek Angsa'. Hanura heran terhadap tindakan Fadli itu.

"Kemarin masyarakat diajari melanggar UU Hak Cipta oleh pimpinan DPR, eeehh hari ini ada masyarakat yang melanggar UU Hak Cipta malah dipromosiin," kata Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir kepada detikcom, Sabtu (22/9/2018).

"Apa nggak runyam nih negeri kalau kubu sebelah memimpin negeri? Semua aturan pasti deh digiles abis," imbuhnya.


Inas heran Fadli yang terus dinilainya melanggar undang-undang berkaitan dengan lagu yang liriknya diubah itu. Diketahui, Fadli sebelumnya mengubah lirik lagu 'Potong Bebek Angsa' yang kemudian diunggahnya melalui akun Twitter-nya.

Video yang di-posting Fadli menampilkan 3 pria dan 6 perempuan berhijab memakai seragam biru dan hitam serta topeng penguin. Mereka membentuk formasi tarian.

Mereka berjoget diiringi lagu yang berisi sindiran politik tajam. Sepotong lirik lagu itu diambil dari editan lirik lagu 'Potong Bebek Angsa' ala Fadli Zon.

Secara keseluruhan lagu itu memuat lirik berisi sindiran tajam kepada lawan politik Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun ada lirik 'ternyata merekalah yang PKI'.

"(Tudingan soal) PKI itu sudah basi. Move on, dong," kata Inas.

"(Tapi) kalau dilihat videonya sih yang joget di tengah mirip Fadli Zon deh. Kan kalau jalan memang kayak bebek kan," imbuh Inas.

Inas mengatakan, sebagai tokoh masyarakat, seharusnya Fadli memberikan contoh yang baik. Fadli dimintanya kreatif dengan menciptakan lagu sendiri ketimbang mengubah lirik lagu milik orang lain.

"Mosok sekelas Fadli Zon nggak punya ide lain sih, kreatif dong!" ujar Inas seraya menyertakan lagu 'Jendral Kardus Kalah Mulu' yang ditulisnya untuk melawan lagu 'Potong Bebek Angsa'.

Fadli men-pinned posting-an yang dimaksud di akun Twitternya. Dia mengaku mendapat video itu dari WhatsApp.

Ditelusuri lebih jauh, video itu sebenarnya video lama yang beberapa kali diunggah di YouTube. Salah satu pengunggahnya adalah akun 'racinka official'.

Di YouTube, video itu diberi judul 'Goyang Pinguin'. Musik pengiringnya adalah lagu 'Levan Polka'. Tak ada lirik politis tajam di video aslinya.


Begini lirik lagu buatan Inas:

Jendral Kardus Kalah Mulu

Jendral kardus terbuai mimpi
Ehhh dia nyalon lagi
Udah gagal berulang kali
Pengen kayak Jokowi
Nanti lu gagal lagi
Nanti lu gagal lagi
Nanti lu gigit jari
Nanti lu gigit jari

Udah gagal dua kali
Kok pengen tiga kali
Jangan coba ganti jokowi
Nanti lu kalah lagi
Nanti lu kalah lagi
Nanti lu gigit jari
Nanti lu gigit jari


[Gambas:Video 20detik]



(mae/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed