DetikNews
Kamis 20 September 2018, 20:13 WIB

Rommy: Politik Identitas Timbulkan Saling Curiga Antarkelompok

Rizki Ati Hulwa - detikNews
Rommy: Politik Identitas Timbulkan Saling Curiga Antarkelompok Foto: Dok PPP
Jakarta - Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy melihat saat ini ada kecenderungan meningkatnya politik identitas di dalam demokrasi Indonesia. Hal ini perlu dibendung karena bisa menimbulkan gesekan antar kelompok masyarakat.

Alasannya, Rommy melihat di sejumlah pilkada sebelumnya, ada kelompok-kelompok yang sengaja menggunakan politik identitas untuk memenangkan calon yang diusung.


"Politik identitas menimbulkan saling curiga antar kelompok. Kecurigaan ini membuat pesta demokrasi yang seharusnya dilalui dengan ceria dan penuh kegembiraan, malah bisa menimbulkan bibit-bibit perpecahan," jelas Rommy dalam keterangannya, Kamis (20/09/2018).

Rommy mengharapkan masyarakat maupun partai politik tak hanya menghindari politik identitas saja, namun juga penyebaran fitnah dan berita-berita bohong (hoax) di masa kampanye nanti.

Diakui Rommy, bila hoax atau fitnah tersebut sudah menyebar bahkan melalui media sosial, maka akan sulit dihapus. Maka dari itu, masyarakat yang aktif bermedia sosial harus mampu menyaring dengan teliti berita-berita yang beredar itu.

"Penggunaan hoax dan fitnah ini semakin marak seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial," lanjut dia.


Harapan Rommy ke depannya, semua pendukung baik itu petahana (incumbent) maupun penantang, bisa mengedepankan persatuan bangsa. Semua pihak harus terpacu untuk menang dalam kontestasi politik dengan cara yang baik.

"Hindari praktik politik dan kampanye yang bisa memecah belah persatuan bangsa. Kita jaga perdamaian ini, karena inilah aset terbesar bangsa Indonesia," pungkas Rommy.
(ega/idr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed