DetikNews
Kamis 20 September 2018, 19:41 WIB

Kirab GP Ansor di Riau Ditolak Lembaga Adat dan Ormas

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kirab GP Ansor di Riau Ditolak Lembaga Adat dan Ormas Ilustrasi Pemuda Ansor (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jakarta - Rencana kirab GP Ansor di Riau mendapat penolakan dari berbagai elemen dan ormas yang ada. Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau meminta semua pihak mewujudkan harmonisasi.

"Menyusul penolakan berbagai komponen masyarakat Riau terhadap kegiatan Kirab Satu Negeri yang dilaksanakan GP (Gerakan Pemuda) Ansor di Riau, kami mengharapkan masing-masing pihak baik pelaksana diharapkan dapat lebih mengedepankan ukhuwah islamiah dan rasa sebangsa maupun bernegara," kata. Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH), LAMR, Datuk Seri Syahrial Abubakar dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (20/9/2018).



Syahril mengaku, penolakan terhadap GP Ansor saat ini datang dari LAM Kab Meranti dan Kab Siak. Ini belum lagi penolakan dari Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK), Pembela Tanah Air (Peta), Front Pembela Islam dan berbagai ormas lainnya.

Menurut Syahril, penolakan itu intinya kaitannya dengan kegiatan GP Ansor dengan wacana Islam Nusantara. Ditambah lagi oknum Ansor terhadap Ustaz UAS di berbagai daerah di Jawa.



Selain itu penggunaan simbol-simbol kerajaan Siak, sehingga kesannya kerajaan yang membina peradaban Islam di Sumatera Timur itu adalah bagian dari kegiatan Ansor.

"Kita berusaha memediasi pelaksanaan kegiatan itu dengan berbagai pihak, sesuai dengan permintaan GP Ansor. Sampai saat ini LAM Riau masih menampung aspirasi dari semua unsur baik dari penyelenggara maupun penolakan," Syahril.

Rencana Kirab GP Ansor ini akan dilaksanakan pada Sabtu (22/9). Rute Kirab ini dari Kabupaten Siak, Bengkalis hingga Meranti.


(cha/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed