Golkar Anggap Pengambilan Nomor Urut Capres Dilematis

Golkar Anggap Pengambilan Nomor Urut Capres Dilematis

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Kamis, 20 Sep 2018 17:49 WIB
Golkar Anggap Pengambilan Nomor Urut Capres Dilematis
Sekjen Golkar Lodewijk Paulus (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar pengambilan nomor urut capres-cawapres besok. Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus mengatakan persoalan nomor urut ini dilematis.

"Seperti diketahui memang dilematis," ujar Lodewijk di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (20/9/2018).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lodewijk menjelaskan alasannya. Ia menilai undian nomor urut bisa menguntungkan dan merugikan pasangan yang bertanding.

"Karena Gerindra sendiri partainya nomor dua, kemudian nomor satu adalah PKB," katanya.

Menurut Lodewijk, tak ada yang diuntungkan jika nantinya Prabowo-Sandiaga yang mendapat nomor urut satu. Sebab, nomor itu merupakan nomor urut PKB dalam Pileg 2019.

"Untunglah buat kami, Golkar, nomor urut empat," kata dia.



Dengan demikian, kata Lodewijk, tak ada pihak yang mendapatkan efek elektoral jika skenario tersebut terjadi. Lain cerita jika Prabowo mendapat nomor urut dua, seperti nomor urut Gerindra.

"Umpamanya, katakan Pak Jokowi nomor satu, PKB yang mendapatkan efek (elektoral) itu," ujarnya.

KPU telah menetapkan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019. Seusai penetapan, Jumat (21/9) besok KPU juga akan menggelar pengambilan nomor urut capres-cawapres. (mae/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads