DetikNews
Kamis 20 September 2018, 08:22 WIB

Saat M Taufik Tantang PKS

Indra Komara, Ahmad Bil Wahid - detikNews
Saat M Taufik Tantang PKS Ketua DPD Partai Gerindra DKI M Taufik (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Siapa yang akan menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno masih belum jelas. Ketua DPD Partai Gerindra DKI M Taufik menjadi sosok kuat untuk maju.

Langkah Tuafik terganjal sikap PKS yang merupakan koalisi Gerindra. PKS melalui Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi mengingatkan supaya Gerindra legawa melepas jabatan Wagub DKI untuk PKS.



"Jadi berpikirnya begini, ada tujuan yang lebih besar memperkokoh koalisi untuk kemenangan presiden. Salah satu cara memperkokoh itu dengan calonnya satu saja dari PKS didukung PKS sama Gerindra," kata Suhaimi saat dihubungi, Senin (17/9/2018).

Ia mengingatkan kesetiaan PKS sebagai sesama oposisi yang kemudian berkoalisi mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019. Suhaimi menyebut seharusnya Gerindra legawa memberikan kursi Wagub DKI untuk PKS.

"Kenapa begitu? Gerindra legawa begitu karena tujuan yang lebih besar yaitu Indonesia yang maju makmur, gitu. Demi tujuan lebih besar, Prabowo-Sandi. Maka Gerindra legawa calonkan satu nama aja, dari PKS," lanjutnya.



Namun M Taufik tetap ngotot maju dicalonkan untuk menduduki takhta DKI-2 menggantikan Sandiaga Uno. Dia menantang PKS untuk bersaing di DPRD.

"Ya nggak kasih. Ya sudah, satu-satu saja. Memang nggak bisa satu-satu? Kemudian serahkan di DPRD, bertanding di DPRD," kata Taufik di gedung DPRD DKI.



Taufik meminta PKS menyodorkan satu nama calonnya untuk Wagub DKI, Gerindra juga mengajukan satu nama calon untuk Wagub DKI. Menurutnya, itu lebih adil.

"Jangan takutlah PKS jangan takut bertanding di DPRD. Jelaskan yang fair dong, belum tentu saya menang juga. Belum tentu saya dipilih juga oleh kawan-kawan DPRD," kata Taufik kepada wartawan di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (19/9/2018).



Taufik mengaku belum berkomunikasi dengan PKS terkait dua nama yang sudah diajukan tersebut. Dia menuturkan akan segera meminta pendapat DPC terkait pengganti Wagub DKI.

"Kami nanti akan rapim diperluas dari hasil rapim kami bawa ke rapimgab dengan DPC-DPC," jelas Taufik.


Simak Juga 'Gerindra Akui Eks Koruptor Tak Ganggu Nama Baik Partai':

[Gambas:Video 20detik]


(abw/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed