DetikNews
Rabu 19 September 2018, 14:32 WIB

FBI Kembalikan Bukti Kasus Pembunuhan WN AS di Bali ke Jaksa

Aditya Mardiastuti - detikNews
FBI Kembalikan Bukti Kasus Pembunuhan WN AS di Bali ke Jaksa Foto: YURI GRIPAS/ AFP PHOTO
Denpasar - Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat (AS) mengembalikan 42 barang bukti terkait kasus Sheila von Weise ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar. Weise merupakan bule Amerika Serikat yang dibunuh saat berlibur di Pulau Bali.

Dalam kasus pembunuhan tersebut, April 2015 silam, dua terpidana yakni Heather Mack dan Tommy Schaefer telah dijatuhi hukuman masing-masing 10 tahun dan 18 tahun. Kemudian Oktober 2015, FBI menangkap pelaku lainnya yakni Robert Ryan Justin Bibbs.

Pihak FBI pun meminjam ke-42 barang bukti terpidana Heather dan Schafaer itu untuk menjerat Bibbs. Setelah melalui proses administrasi yang panjang, barang bukti Heather Mack dkk itu akhirnya dipinjamkan pada 18 November 2016 dari Kejaksaan RI ke FBI Legal Attache melalui Kedubes Amerika Serikat.

"Perkara ini tiga tahun lalu, terjadi di sini dengan perkara di Amerika Serikat. Dalam kaitan kasus di AS, saling terkait sehingga dibutuhkan barang bukti. Sekarang temen-temen dari Kedubes AS dan FBI mengembalikan barang bukti yang selesai kasusnya di AS, semua barang bukti sudah diterima dan dikembalikan," kata Kajari Denpasar, Sila Pulungan di kantornya, Denpasar, Bali, Rabu (19/9/2018).

Pengembalian barang bukti ini dihadiri dua wakil dari FBI yakni Nathaniel Le dan Steve Jefferson. Dia berterima kasih atas peminjaman barang bukti ini.

"Kasus ini terkait di Bali dan di Amerika Serikat, tiga tahun lalu kami meminjam barang bukti dan dokumen. Kami membuat sejarah dengan bantuan kerja sama Indonesia-Amerika Serikat pada 2016. Kami kembali membuat sejarah karena kasus ini telah selesai, pelaku sudah ditahan, terima kasih atas semua suport otoritas Indonesia," kata Le.

Dalam kasus ini, Departemen Kehakiman AS menjatuhkan vonis 9 tahun ke Robert Ryan Justin Bibbs. Bibbs mengaku bersalah telah memberikan saran-saran pada sepupunya, Tommy Schaefer dalam pembunuhan Sheila von Wiese.

Korban dipukuli hingga tewas dengan sebuah mangkuk buah di kamar hotelnya di resor St. Regis Bali pada tahun 2014 lalu. Jasad wanita berumur 62 tahun itu dimasukkan ke dalam sebuah koper dan ditinggalkan dalam bagasi sebuah taksi.

Kepolisian Indonesia menangkap Schaefer dan putri von Weise, Heather Mack yang menjalin hubungan dengan Schaefer. Keduanya tengah menjalani hukuman penjara di Indonesia.

Adapun Bibbs -- yang otoritas meyakini bahwa ketiga terdakwa tersebut akan mendapatkan akses ke harta milik Weise setelah kematiannya -- mengaku bersalah atas satu dakwaan konspirasi untuk melakukan pembunuhan seorang warga AS.

Kejaksaan menyatakan, Bibbs mengakui bahwa dirinya menyarankan Schaefer mengenai berbagai metode pembunuhan dan bagaimana untuk lolos dari kejahatan tersebut.




Tonton juga 'Siswa SD Tewas Usai Berkelahi dengan Teman Sekelas':

[Gambas:Video 20detik]


(ams/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed