DetikNews
Rabu 19 September 2018, 12:38 WIB

2 Petani Ditangkap di Aceh, 11 Kg Sabu Disita

Agus Setyadi - detikNews
2 Petani Ditangkap di Aceh, 11 Kg Sabu Disita Foto: 2 Petani yang diciduk (Agus-detik)
Banda Aceh - Peredaran narkoba di Aceh semakin mengerikan. Bisnis haram tersebut kini digeluti oleh ibu rumah tangga, mahasiswa hingga petani. Dalam sepekan, polisi berhasil membongkar penyelundupan sabu sebanyak 17 kilogram dari tiga jaringan berbeda.

Penangkapan jaringan sindikat jaringan internasional dilakukan personel gabungan Unit Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh dibantu personel Polres Aceh Tamiang pada Selasa (18/9/2018) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Polisi berhasil menangkap dua orang tersangka yaitu Muhammad Abdul Kasim (44) dan Saifuddin Abdullah (48). Keduanya berprofesi sebagai petani di Aceh Tamiang, Aceh.

Pengungkapan jaringan ini berawal dari informasi yang dikantongi polisi terkait adanya penyelundupan sabu dari Malaysia menuju Aceh Tamiang. Barang haram tersebut dipasok via jalur laut dengan menggunakan speed boat. Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan dan melakukan pengendapan di beberapa lokasi yang dicurigai.



Usai menunggu beberapa saat, petugas akhirnya menciduk Muhammad yang berperan sebagai kurir narkoba. Dia ditangkap di Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Bendahara Aceh Tamiang. Saat diperiksa polisi, Muhammad mengaku sabu yang dibawanya dari luar negeri sudah ditanam di belakang rumah orang tuanya.

"Setelah digali, kita menemukan 11 paket sabu seberat 11 kilogram. Barang bukti tersebut sudah kita amankan," kata DirNarkoba Polda Aceh Kombes Agus Sarjito kepada wartawan, Rabu (19/9).

Ketika diperiksa, Muhammad juga mengaku sabu tersebut dipasok dengan Saifuddin. Petani ini berperan sebagai pengontrol speedboat yang masuk ke Kuala Tamiang dari laut bebas. Usai diciduk, keduanya diboyong ke Mapolda Aceh untuk pemeriksaan lebih lanjut.

10 Jaringan 6 Kg Sabu Ditangkap

Selain jaringan internasional, polisi juga membongkar sindikat pengedar sabu lintas provinsi. Pengungkapan kasus ini membutuhkan waktu selama empat hari dan polisi menciduk 10 orang di Tanah Rencong dan Sumatera Utara.

Pengedar sabu ini diciduk personel Satuan Narkoba Polres Aceh Timur dan Polsek Perlak Timur. Pengungkapan berawal saat polisi menangkap M Yusuf (31) di SPBU Desa Dua Kecamatan, Langsa Baro pada Kamis 13 September sekitar pukul 03.00 WIB.

"Kita awalnya mendapat informasi adanya mobil Pajero yang membawa sabu. Kemudian setelah kita kenali mobil pelaku, kita hadang dan kita geledah. Barang bukti berupa 4 paket besar sabu kita temukan di bagian bagasi mobil," jelas Agus.

Setelah itu, polisi melakukan pengembangan dan menangkap dua orang di sebuah warung kopi di Aceh Tamiang. Keduanya adalah Chairil Akmal (30) diduga sebagai pemesan dan seorang lagi MA (26) berstatus mahasiswa dan dijadikan saksi.

Dari keduanya, polisi tidak menemukan paket sabu. Tak lama berselang, petugas melakukan pengembangan dan menangkap Sadli (27) yang berperan sebagai perantara di Medan, Sumatera Utara.

Penangkapan secara maraton selanjutnya dilakukan setelah polisi melakukan pengembangan. Pada Jumat-Minggu, polisi menciduk sejumlah tersangka lain yaitu Juairiah (43) ibu rumah tangga, Erno (51) tukang becak, Imam Fahmi (27) sopir), Suriyadi (27) wiraswasta. Keempatnya dibekuk di sebuah warung di Kota Medan, Sumatera Utara.

"Dari mereka kita menyita 1 kilogram sabu. Saat kita lakukan pengembangan ke rumah Juairiah, kita menemukan lagi sabu seberat 1,6 Kg dan petugas menangkap adiknya yaitu Faisal Amir," ungkap Agus.

Pada jaringan ini, polisi menyita sabu seberat 6,7 Kilogram. Kesepuluh orang tersebut selanjutnya diboyong ke Mapolres Langsa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mama Muda Diciduk jadi Kurir Sabu

Sementara di kabupaten lain, personel Satuan Resnarkoba Polres Aceh Tenggara menangkap seorang ibu muda Rut Soniyatri (19) di rumahnya di Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara. Tersangka dibekuk pada Sabtu 15 September karena kepergok menjadi pengedar sabu.

"Dari tersangka ini polisi menyita barang bukti 3. 44 gram sabu dan uang tunai Rp 12 juta," kata Agus Sartijo.



Tonton juga 'Usai Isap Sabu, Bacaleg Sukabumi Diciduk Polisi':

[Gambas:Video 20detik]


(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed