DetikNews
Rabu 19 September 2018, 11:18 WIB

WN China yang Ukur Tanah di Bekasi Tak Minta Izin ke Lurah

Isal Mawardi - detikNews
WN China yang Ukur Tanah di Bekasi Tak Minta Izin ke Lurah Video diduga WN China mengukur tanah di Jatimulya, Bekasi (Foto: Screenshot video viral)
Bekasi - Lurah Jatimulya Charles Mardianus mengaku tidak tahu soal kegiatan pengukuran tanah di wilayahnya. Pasalnya, tak ada permintaan izin yang diterimanya terkait kegiatan yang melibatkan warga negara asing (WNA) itu.

"Untuk yang di lokasi RT 07 RW 06 itu, di kelurahan sama sekali tidak ada pemberitahuan, baik lisan maupun tertulis. Kami di kelurahan ini tidak tahu apa-apa karena sama sekali tidak ada pemberitahuan," ujar Charles di kantornya, Jl Jati VIII No. 26, Jatimulya, Tambun Selatan, Bekasi, Rabu (19/9/2018).


Charles juga tidak tahu soal proyek yang akan dikerjakan di sana. Sebab, tidak ada pemberitahuan yang diterima pihaknya. Charles mengaku mengetahui ada pengukuran oleh pekerja proyek di wilayahnya yang melibatkan WNA itu dari bawahannya.

Lurah Jatimulya Charles MardianusLurah Jatimulya Charles Mardianus (Isal Mawardi/detikcom)
"Nggak tahu (proyek apa). Kami di kelurahan sama sekali tidak tahu proyek apa, peruntukannya apa. Karena tidak ada pemberitahuan ke kelurahan," ujar dia.


Sebelumnya diberitakan, video pengukuran tanah di daerah Jatimulya, Bekasi, ini jadi viral di media sosial. Ketua RT Karta Sitepu, yang ada dalam video itu, mengatakan sengaja bertanya keras kepada para pekerja proyek karena pengukuran lahan dilakukan beberapa kali di wilayahnya dan tanpa disertai izin.

Sementara itu, Kapolres Bekasi Kombes Candra Sukma menyebut WN China itu merupakan juru ukur dari High Speed Railway Contractor Consortium (HSRCC), yang kemungkinan mengukur lokasi tanah yang salah.


Seharusnya para pekerja itu mengukur tanah di lokasi pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Namun tanah yang diukur dalam video viral adalah tanah proyek LRT.

Polisi juga telah memastikan hal tersebut kepada kontraktor LRT Jabodebek. WN China itu, kata Candra, bukan pegawai dari PT Adhi Karya, sebagai kontraktor proyek LRT tersebut.




Tonton juga 'WN China Ukur Tanah di Bekasi, Warga Bingung':

[Gambas:Video 20detik]


(jbr/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed