Badawi Bersumpah Akan Hukum Perusahaan Penyebab Asap
Sabtu, 13 Agu 2005 15:20 WIB
Jakarta - Sejumlah perusahaan Malaysia dituding ikut bertanggung jawab atas munculnya kabut asap di negeri jiran itu. Perdana Menteri (PM) Malaysia Abdullah Ahmad Badawi bersumpah akan menghukum para pemilik perusahaan perkebunan di Indonesia itu.Ditegaskan Badawi, pemerintahnya akan bekerja sama dengan Indonesia untuk menghukum perusahaan Malaysia yang terbukti melakukan pembakaran lahan sehingga menimbulkan asap.PM Badawi telah menunjuk Menteri Perkebunan Malaysia Peter Chin sebagai penanggung jawab penanganan masalah asap. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (13/8/2005)."Saya serahkan kepada Peter Chin untuk menangani itu. Dia mungkin telah berbicara dengan otoritas Indonesia atau meminta mereka untuk mengizinkan kita berurusan dengan mereka (perusahaan Malaysia) dan menjatuhkan hukuman atas apa yang telah mereka lakukan," tukas Badawi.Badawi sangat menyesalkan aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan perusahaan-perusahaan perkebunan Malaysia. "Mereka harusnya sadar bahwa dengan membakar di sana, itu bisa berdampak ke negara mereka sendiri," cetus Badawi.Sebelumnya Menteri Kehutanan (Menhut) RI MS Kaban mengatakan, 10 perusahaan perkebunan asal Malaysia ikut menyebabkan terciptanya kabut asap. Hal itu diakui Menteri Perkebunan Malaysia Peter Chin.Diungkapkan Chin, sedikitnya dua dari 10 perusahaan Malaysia terbukti membakar lahan dalam kegiatannya. Sebagian besar asap itu berasal dari penyiapan lahan untuk perkebunan, terutama perkebunan kelapa sawit.
(ita/)











































